Putraindonews.com - Mataram | Pemerintah Kota (PEMKOT) Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mengharapkan musibah terbakarnya kapal pengangkut bahan bakar minyak (BBM) Pertamina MT Kristin pada Ahad (26/3) tidak berdampak ke nelayan setempat.
"Semoga musibah ini tidak berdampak ke warga nelayan di sekitar, sebab kalau melihat jarak terjadinya kebakaran yang menjadi area parkir pesawat sebelum,s lumayan jauh," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Mataram Mahfuddin Noor di Mataram, Senin (27/3).
Baca JugaResmikan Sekretariat "Rumah Besar", IMO-Indonesia Uji Coba Aplikasi AdS Media OnlineMahfudin juga mengimbau warga nelayan di Pantai Ampenan untuk selalu waspada terhadap potensi dampak negatif dari peristiwa kebakaran tersebut.
"Kemarin masyarakat cuma cemas saja karena takut kebakaran itu akan berdampak ke pinggir laut. Tapi Alhamdulillah, sampai saat ini belum ada laporan terkait dampak kebakaran tersebut," tukasnya.
Baca JugaHari Fraksi Jadikan Fraksi PKB DPRD Kabupaten Blitar Lebih Maksimal Serap Aspirasi MasyarakatBerita Terkait : pertamina laporkan kargo bbm di kapal mt kristin dalam kondisi aman
BPBD mengimbau warga nelayan agar tetap waspada dan berhati-hati ketika beraktivitas di laut. Saat melaut, nelayan juga diharapkan tidak terlalu dekat dengan kapal terbakar. Red/HS
Baca JugaBerbagi Semangat dan Harapan, Pangdam Udayana Motivasi Siswa Sekolah Rakyat ***