Putraindonews.com, Jakarta – Penduduk Israel yang merupakan pemukim ekstremis membakar dua masjid yang berada di wilayah Tepi Barat pada Ahad (26/7).
Kejadian tersebut berlangsung setelah pecahnya bentrokan di Tepi Barat yang menewaskan setidaknya enam orang.
Baca JugaTrump Kembali Tebar Ancaman Andai Republik Kalah di Pemilu Sela 2026Salah satu masjid yang dibakar pemukim Israel bertempat di selatan Qusra, Nablus. Masjid tersebut dibakar meski baru dalam proses pembangunan.
“Api menghancurkan pintu masuk masjid dan bahkan merusak bangunan batunya,” kata Kepala Dewan Desa Qusra, Abdel Azim Wadi, dikutip laman Al Arabiya.
Baca JugaJenderal Zhang Shengmin Dipromosi ke Puncak Kekuasaan Militer ChinaSelain membakar, para pemukim Israel juga melakukan vandalisme terhadap bangunan masjid di Qusra, yakni dengan mencoretkan kata-kata Ibrani, yang salah satu artinya adalah “balas dendam”. Militer Israel mengeklaim, mereka segera mengerahkan personelnya ke Qusra setelah menerima laporan soal terjadinya pembakaran masjid tersebut.
"Para tentara mencari tersangka yang telah melarikan diri sebelum kedatangan mereka dan mengidentifikasi tanda-tanda pembakaran dan grafiti di tempat kejadian,” kata militer Israel seraya menambahkan bahwa kepolisian Israel akan menyelidiki dan mengumpulkan bukti terkait peristiwa tersebut. Red/HS
Baca JugaAmerika Kirim 10 Pesawat Militer ke Israel