Putraindo News Terdepan, Terpercaya Dan Berimbang

PENYELENGGARAAN YANG TERBUKA AKAN MEMUDAHKAN PERTANGGUNGJAWABAN

S Samsuddin 15 May 2020 0 komentar
PENYELENGGARAAN YANG TERBUKA AKAN MEMUDAHKAN PERTANGGUNGJAWABAN

PUTRAINDONEWS.COM

KOTA BANDUNG - JABAR | Komisi Informasi Jabar bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Jawa Barat dan Universitas Muhammadiyah Bandung kembali menggelar webinar (Jumat,15/05). Bertajuk "Komunikasi dan Informasi Kebijakan Pendidikan di Jawa Barat" webinar tersebut diikuti hampir 200 orang peserta dari berbagai kalangan.

"Hak atas informasi menjadi sangat penting karena makin terbuka penyelenggaraan negara untuk diawasi publik, penyelenggaraan negara tersebut makin dapat dipertanggungjawabkan.

Baca JugaHeboh! Warna Air Kolam Gunung Sindur Tiba-Tiba Berubah Jadi Merah

Hak setiap orang untuk memperoleh informasi juga relevan untuk meningkatkan kualitas pelibatan masyarakat dalam proses pengambilan keputusan publik. Partisipasi atau pelibatan masyarakat tidak banyak berarti tanpa jaminan keterbukaan informasi publik," jelas Ketua KI Jabar, Ijang Faisal.

Virtual daring berlangsung mulai pukul 13.30-15.00 WIB dengan menghadirkan nara sumber Hendra kusuma Sumantri Kepala UPTD Tikomdik Disdik Jabar juga Dr. Suwandi Sumartias selaku Dosen Komunikasi Politik UNPAD.

Baca JugaKapolri Dorong Polwan Kompetitif di Ajang IAWP yang Diikuti 43 Negara

Sementara itu, Dalam sambutan webinar, Kepala dinas pendidikan Jabar, Dr. Ir. Dewi Sartika, M.Si menyatakan, bahwa: "Dinas Pendidikan Jabar beserta jajarannya siap bersinergi berkolaborasi juga berinovasi untuk bersama-sama mewujudkan Jabar juara lahir bathin. Di masa pandemi wabah covid 19, Disdik Jabar telah melakukan berbagai inovasi terkait strategi kebijakan pendidikan di saat wabah".

Sedangkan Rektor Universitas Muhammadiyah Bandung, Prof Dr. Suyatno, M.Pd berkomitmen siap bekerjasama dengan berbagai pihak terutama Pimpinan Sekolah untuk bersinergi dan berkolaborasi meningkatkan SDM juara dengan menghadirkan program beasiswa di UMBandung guna meningkatkan APK (Angka Peningkatan Partisipasi Kuliah) di Jawa Barat.

Baca JugaDukcapil Kota Blitar Rebranding Dari Pelayanan Adminduk Menjadi Garda Depan Perlindungan Sosial

Dan Pemateri pertama di webinar tersebut, Hendra Sumantri menekankan tentang pentingnya pembelajaran berbasis masyarakat juga strategi pembelajaran berbasis inovasi dan ramah teknologi antara lain Kolaborasi Pembelajaran Daring Juara Disdik Jabar melalui UPTD Tikomdik, Kolaborasi Pembelajaran Daring Juara dengan Virtual Coordinator Indonesia (VCI) Jawa Barat, Kolaborasi Pembelajaran Daring Juara UPTD Tikomdik DISDIK JABAR dengan program SEROJA (Sarasehan Online Jabar Juara), Jabar Teacher Chatter (JTC) dan Jabar Speaks up to Million Voices.

Dilanjutkan Narsum Kedua, Suwandi Sumartias memberikan sebuah solusi atas masalah komunikasi yang sedang dihadapi saat pandemi. Praktisi komunikasi pemerintah di Kegiatan (input-output)/luaran (outcome), dituntut untuk terus mengembangkan kompetensi dan mengubah mindset bekerja dari pelayanan teknis semata menjadi praktisi komunikasi publik yang visioner (think ahead) dan bekerja dalam ritme inovatif dan kreatif, berpikir holistik dan lintas sektor(think across) sehingga terjadi transformasi menuju kinerja pemerintahan yang mampu beradaptasi dengan perkembangan lingkungan strategis (dynamic government).

Baca JugaPresiden Prabowo Teriak Free Palestine di Resepsi Pondok Gontor

Demikian catatan dalam kegiatan gelar Webinar Bersetifikat perihal Komunikasi dan Informasi Kebijakan Pendidikan di Provinsi Jawa Barat. (Red. IWnaruna)

Bagikan berita:

Berita Terkait