***
Putraindonews.com - Bogor | Menjelang pemilihan umum 2024 organisasi masyarakat (ormas) yang berada di seluruh tanah air dapat membantu pemerintah dalam mencapai target nasional partisipasi pemilih pada Pemilu 2024.
Untuk dapat mencapai tugas tersebut, Forum Milenial Kabupaten Bogor turut berpartisipasi mensukseskan pemilu 2024.
Baca JugaKapolri Dorong Polwan Kompetitif di Ajang IAWP yang Diikuti 43 Negara"dibutuhkan peran ormas dalam melakukan sosialisasi dan pendidikan politik. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan literasi politik masyarakat secara masif di daerah, dengan target seluruh lapisan masyarakat dan memanfaatkan berbagai platform yang tersedia, baik digital maupun konvensional". Ujar Janwar
Lebih lanjut Muhamad Janwar juga mengajak masyarakat Kabupaten Bogor untuk turut serta mengawasi proses pemilihan dan pilkada serentak tahun 2024.
Baca JugaDukcapil Kota Blitar Rebranding Dari Pelayanan Adminduk Menjadi Garda Depan Perlindungan SosialMenurutnya bahwa pemilih harus lebih cerdas dan tidak mudah terpengaruh oleh upaya politik uang maupun politik identitas agar dapat menghasilkan pemimpin yang amanah dan dibutuhkan oleh masyarakat.
“Ormas memiliki tugas yang sangat bagus, yang perlu dioptimalkan terkait dengan sosialisasi dan pendidikan politik keluarga.
Baca JugaPresiden Prabowo Teriak Free Palestine di Resepsi Pondok GontorSetiap ormas dapat mendorong kadernya untuk menjadi agen dalam peningkatan partisipasi masyarakat salah satunya. Papar pria yang sering disapa Cawang yang juga merupakan aktivis LSM Masyarakat Pejuang Bogor (MPB) tersebut.
“Sekali lagi, ini membutuhkan kedewasaan, tetapi juga dari warga masyarakat. Melalui ormas untuk terus menerus diingatkan bukan sekedar kepada penggunaan haknya, tapi juga sadar akan kewajibannya.
Baca JugaWacana ‘Black September’ Kembali Ramai di PublikPeran partisipasi pemilih yang tinggi ini juga menunjukkan tingkat legitimasi politik. Sekali lagi, ini dikontribusikan oleh ormas.
Di mana ormas terus mengingatkan masyarakat, bagaimana masyarakat secara substantif berdemokrasi, bagaimana penyadaran penggunaan hak-haknya". Pungkas Bro Cawang yang juga aktif dikegiatan pendampingan sosial masyarakat tak mampu. Red/Ben
Baca JugaPemilik UMKM Mengaku Dipalak Sejuta per Hari di Jogja ***