Putraindo News Terdepan, Terpercaya Dan Berimbang

Perjuangan TORA Ngepoh Menguat, BPN Tulungagung Siap Kawal Redistribusi Tanah Hingga Tuntas

S Samsuddin • 10 Jun 2026 • 0 komentar
Perjuangan TORA Ngepoh Menguat, BPN Tulungagung Siap Kawal Redistribusi Tanah Hingga Tuntas

Putraindonews.com, Tulungagung – Tuntutan percepatan pelaksanaan Tanah Objek Reforma Agraria (TORA) yang disuarakan Gabungan Elemen Perjuangan Aspirasi Rakyat (GEMPAR) dalam aksi damai di depan Gedung DPRD Kabupaten Tulungagung, Selasa (9/6/2026), mendapat respons positif dari masyarakat Desa Ngepoh, Kecamatan Tanggunggunung, yang tengah memperjuangkan redistribusi tanah negara.

Dalam poin ke-11 tuntutannya, GEMPAR mendesak Pemerintah Kabupaten Tulungagung mengoptimalkan kinerja Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) serta mempercepat proses redistribusi TORA bagi masyarakat yang berhak menerima manfaat program tersebut.

Baca JugaSherly Tjoanda Harapkan Apindo Malut Berdampak Nyata

Aspirasi tersebut dinilai selaras dengan perjuangan Kelompok Masyarakat (Pokmas) Mergo Mulyo Desa Ngepoh yang saat ini membuka pendaftaran Gelombang II pengajuan redistribusi tanah negara bagi warga setempat.

Ketua Pokmas Mergo Mulyo, Agus Rianto, menjelaskan bahwa pendaftaran tidak dipungut biaya. Warga yang berminat cukup melengkapi persyaratan administrasi berupa fotokopi Kartu Keluarga (KK), fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) berwarna, serta materai Rp10.000.

Baca JugaPHDI Pusat Gelar Upacara Mejaya-jaya dan Mesimakrama di Pura Besakih

Menurut Agus, program redistribusi tanah negara merupakan harapan masyarakat untuk memperoleh kepastian hukum atas penguasaan tanah yang selama ini diperjuangkan melalui jalur yang sesuai ketentuan.

Sementara itu, dalam aksi damai GEMPAR, Kepala Kantor Pertanahan (Kantah) ATR/BPN Kabupaten Tulungagung, Gatot Suyanto, A.Ptnh., M.H., menegaskan komitmennya untuk mengawal pelaksanaan GTRA dan TORA hingga tuntas.

Baca JugaKetum APINDO: UMKM Perlu Perkuat Inovasi dan Kapasitas Kepemimpinan

"Walaupun sempat terjadi keterlambatan penandatanganan GTRA oleh Bupati Tulungagung pada akhir tahun 2025, program tersebut akhirnya dapat berjalan. Saat ini proses konsolidasi internal GTRA terus dilakukan dan kami berkomitmen mengawal redistribusi tanah negara hingga ke tingkat pusat," ujar Gatot di hadapan peserta aksi.

Secara terpisah, Agus Rianto menyatakan optimistis perjuangan warga Desa Ngepoh bersama Pokmas Mergo Mulyo akan membuahkan hasil. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada BNA (Billy Lawyer) dan Kantah ATR/BPN Tulungagung yang dinilainya konsisten mendampingi perjuangan redistribusi tanah negara bagi masyarakat.

Baca JugaPesawat Asian One Air Alami Kecelakaan di Bandara Bilorai Intan Jaya

Perjuangan TORA di Desa Ngepoh menjadi salah satu contoh implementasi reforma agraria yang diharapkan mampu memberikan kepastian hukum, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mengurangi ketimpangan penguasaan tanah di Kabupaten Tulungagung. Red/NN

Tags: #kabupaten tulungagung #gabungan elemen perjuangan aspirasi rakyat #tanah objek reforma agraria #desa ngepoh #kecamatan tanggunggunung

Bagikan berita:

Berita Terkait