Putraindonews.com, Jakarta – Siswa dari Madrasah Aliyah (setingkat SMA) MAS Al Furqan yang tinggal di Panti Asuhan Nur Ilahi, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), dikeluarkan dari sekolah. Sang siswa diduga menunggak biaya seragam sekolah.
Menurut keterangan pengurus panti, siswa berinisial AM dan DP belum melunasi uang seragam sebesar Rp300 ribu per siswa yang membuat pihak sekolah akhirnya mengambil keputusan sepihak.
Baca JugaBerbagi Semangat dan Harapan, Pangdam Udayana Motivasi Siswa Sekolah RakyatKetua Panti Asuhan Nur Ilahi, Renol Putra, mengungkapkan bahwa kejadian berawal pada Sabtu (9/5).
Peristiwa itu terjadi saat Renol sedang dalam perjalanan dari Jakarta menuju Padang.
Baca JugaDua Prajurit TNI Meninggal Dunia dalam Insiden Kecelakaan Helikopter saat Padamkan KarhutlaDalam perjalanan tersebut, dikatakan kepala sekolah terus menghubunginya untuk menagih biaya seragam sekolah kedua siswa tersebut.
"Anak-anak ini memang disuruh berhenti dan mencari sekolah lain. Sebelum diberhentikan, kepala sekolah sudah berbicara kepada kami dan meminta uang Rp 300 ribu tersebut," kata Renol kepada awak media, Senin (11/5). Red/HS
Baca JugaMNC Bank Angkat Bicara Soal Nasabah Susah Tarik Uang