Putraindonews.com - Biak | Dinas Pertanian Kabupaten Biak Numfor, Papua berupaya melibatkan kelompok petani dan peternak orang asli Papua (OAP) untuk penyediaan pangan murah pada Sail Teluk Cenderawasih (STC) Biak 2023.
"Pangan murah yang disediakan untuk warga Biak merupakan hasil produksi dari petani dan peternak OAP di berbagai kampung," ujar Pelaksana Tugas Kadis Pertanian Ketahanan Pangan Biak Numfor Immanuel Naap SP di Biak, Sabtu (25/11/23).
Baca JugaHari Fraksi Jadikan Fraksi PKB DPRD Kabupaten Blitar Lebih Maksimal Serap Aspirasi MasyarakatIa menyebut, hasil pertanian warga OAP seperti buah semangka, bawang merah, tomat, cabai, aneka jenis sayur mayur, dan telur ayam dijual di bawah harga pasar.
Sebagai contoh untuk harga bawang merah, menurut Immanuel, dijual di pameran STC sebesar Rp35 ribu/kg, sedangkan di pasar Rp45 ribu.
Baca JugaBerbagi Semangat dan Harapan, Pangdam Udayana Motivasi Siswa Sekolah RakyatSementara untuk telur ayam lokal dijual Rp65 ribu/rak berisikan 30 butir dan di pasar Rp75 ribu/rak, sedangkan buah semangka dijual Rp15 ribu/kg dibanding di pasar Rp25 ribu/kg.
Baca juga: Basarnas siagakan 40 personel terlatih selama STC Biak
Baca JugaAlat Sadap yang Dipakai Listyo Harganya Triliunan"Karena ini hasil produk petani dan peternak OAP dari Biak maka harga jualnya murah di bawah harga pasaran," sebut Manu, sapaan akrab Kadis Pertanian Biak.
Salah satu petani OAP Bonasi Rumanasen mengaku sangat bangga bisa menjadi petani yang ikut menyediakan pangan murah untuk warga Biak Numfor di ajang pameran STC.
Baca JugaDua Prajurit TNI Meninggal Dunia dalam Insiden Kecelakaan Helikopter saat Padamkan Karhutla"Hasil tanaman petani OAP seperti bawang merah, cabai, tomat dan sayur mayur dijual murah di bawah harga pasar selama STC Biak," ujar Bonasi didampingi pendamping Yayasan Bina Tani Sejahtera Oktari.
Penjabat Gubernur Papua Ridwan Rumasukun yang mengunjungi pameran pangan murah STC Biak langsung memborong sejumlah pangan lokal untuk diberikan kepada warga Biak yang hadir di sekitar lokasi stan Dinas Pertanian. Red/RP
Baca JugaMNC Bank Angkat Bicara Soal Nasabah Susah Tarik Uang