Putraindonews.com, Jakarta – Presiden RI Prabowo Subianto disebut memiliki niat yang besar untuk segera bertolak ke Iran bersama pemimpin Pakistan demi mencegah perang yang lebih masif di kawasan Timur Tengah.
Rencana tersebut diungkapkan oleh Jimly Asshidiqie setelah mengikuti pertemuan antara Prabowo dengan para ulama di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (5/3) malam.
Baca JugaInggris dalam Siaga Perang, Sebut Waktu Tinggal 1.000 Hari LagiDalam keterangan yang disampaikan, Jimly mengatakan bahwa Prabowo mengaku ditelepon oleh pimpinan Pakistan yang mengajaknya ke Teheran untuk bersama-sama mencegah eskalasi konflik yang lebih besar.
Kendati begitu, dirinya tidak mengetahui secara pasti siapa pemimpin Pakistan yang mengajak Prabowo ke Teheran via telpon tersebut, apakah Presiden atau Perdana Menteri Pakistan.
Baca JugaLula da Silva Kembali Terpilih Jadi Presiden Brasil"Presiden Pakistan. Nah mereka akan sama-sama pergi ke Teheran," ungkap Jimly.
Tidak hanya itu, Jimly kembali menekankan bahwa rencana tersebut bukan dalam amaksud menjadi mediator untuk menengahi Israel dengan Iran, melainkan hadir sebagai upaya Indonesia mengambil peran yang lebih besar dalam geopolitik dunia.
Baca JugaRusak! Militer Manfaatkan Orang Dalam untuk Main Judi"Jangan dianggap negatif dulu ya dia bukannya mendamaikan orang yang baru dibunuh bukan begitu tapi untuk menurunkan eskalasi dan mencegah apa serangan lagi dari Israel," bebernya. Red/HS