Putraindo News Terdepan, Terpercaya Dan Berimbang

RELAWAN ANTI NARKOBA Adalah Orang-orang Pilihan

S Samsuddin 27 Aug 2020 0 komentar
RELAWAN ANTI NARKOBA Adalah Orang-orang Pilihan

PUTRAINDONEWS.COM

JAKARTA | Upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) membutuhkan kerja sama dari seluruh komponen bangsa terutama dari berbagai pemangku kepentingan ( stakeholders)

Kerja sama tersebut diwujudkan dengan komitmen yang nyata melalui peran serta komponen masyarakat dan stakeholdersdengan menjadi Relawan Anti Narkoba.

Baca JugaTaksi Listrik Hijau Kecelakaan Diduga Tabrak Pembatas

Deputi Pencegahan BNN, Drs. Anjan Pramuka Putra, S.H., M.Hum., mengatakan bahwa Relawan adalah orang-orang terpilih yang akan menjadi perpanjangan tangan BNN.

“Bapak/Ibu (Relawan Anti Narkoba) adalah Agent of Change, orang-orang terpilih yang akan menjadi perpanjangan tangan BNN di lingkungan masing-masing terutama untuk menggerakan partisipasi masyarakat mencegah penyalahgunaan Narkoba”, ujar Deputi Pencegahan BNN RI pada kegiatan Asistensi Penguatan Dalam Rangka Pembentukan Relawan Anti Narkoba pada Stakeholders di Lingkungan Instansi dan Organisasi/Kelompok Masyarakat, di Hotel Bidakara, Jakarta, (25/8/20202) dua hari yang lalu.

Baca JugaRibuan Pelajar di Jayawijaya Gelar Aksi Tolak MBG

Dengan peran strategis yang dimiliki oleh Relawan terhadap kelangsungan hidup bangsa, Deputi Pencegahan BNN RI sangat mengharapkan Relawan Anti Narkoba akan mampu menjadi garda terdepan dalam menangkap peluang untuk melakukan berbagai upaya P4GN.

Pada tahun 2020, BNN RI menargetkan akan mengukuhkan 6.350 Relawan Anti Narkoba yang tersebar di seluruh Indonesia yang akan secara aktif memberikan penyuluhan dan pengetahuan kepada masyarakat melalui sosialisasi bahaya Narkoba.

Baca JugaInstitut Amalia Bogor Matangkan Persiapan Hadapi SDGs 2030, Hadirkan Prof. Indira Santi Sebagai Keynote Speaker

Sinergitas dengan para Relawan Anti Narkoba khususnya dalam bidang pencegahan dapat menyelamatkan dan melindungi bangsa Indonesia dari ancaman kejahatan narkoba. Red/Ben

Bagikan berita:

Berita Terkait