Putraindo News Terdepan, Terpercaya Dan Berimbang

Sebanyak 60 Nakah Kuno di Kendari dalam Kondisi Memprihatinkan

S Samsuddin • 14 May 2023 • 0 komentar
Sebanyak 60 Nakah Kuno di Kendari dalam Kondisi Memprihatinkan

Putraindonews.com - Kendari | Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Baubau bekerja sama dengan Perpustakaan Nasional (Perpusnas) melakukan pelestarian terhadao 60 naskah kuno, peninggalan leluhur di Kepulauan Buton, Sulawesi Tenggara yang kini berada dalam kondisi memprihatinkan.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Baubau Ibnu Wahid mengatakan bahwa naskah kuno tersebut dalam bentuk lembaran dan buku.

Baca JugaResmikan Sekretariat "Rumah Besar", IMO-Indonesia Uji Coba Aplikasi AdS Media Online

"Jadi kami Dinas Perpustakaan Baubau mengumpulkan kurang lebih 60 naskah kuno yang disaksikan Wali Kota Baubau La Ode Ahmad Monianse. Naskah-naskah kuno itu memang sudah memprihatinkan karena tulisan tangannya hampir tidak kelihatan lagi, sehingga harus dirawat dan dilestarikan," katanya, Minggu (14/5).

Ia mengatakan pelestarian naskah kuno nantinya ditangani tim dari Deputi Perlindungan dan Konservasi Naskah Perpusnas sebanyak enam orang yang datang ke Baubau.

Baca JugaHari Fraksi Jadikan Fraksi PKB DPRD Kabupaten Blitar Lebih Maksimal Serap Aspirasi Masyarakat

Wahid menjelaskan pelestarian naskah kuno dilakukan dalam empat tahap kegiatan. Adapun bahan atau material didatangkan dari Jepang, antara lain tisu transparan untuk melapisi naskah.

"Naskah dilapisi tisu itu secara timbal balik sehingga bisa bertahan sampai 100 tahun. Jadi proses pekerjaan, tinggal dilem dan dilapisi tisu kemudian dikeringkan kurang lebih 10 sampai 20 menit. Setelah kering, dirapikan sisi-sisinya dengan gunting," ujarnya.

Baca JugaBerbagi Semangat dan Harapan, Pangdam Udayana Motivasi Siswa Sekolah Rakyat

Setelah dirapikan, kata dia, diberi amplop untuk naskah kuno yang berupa lembaran, sedangkan berupa buku dimasukkan dalam boks khusus.

Dia mengatakan selain dilestarikan secara fisik, naskah kuno didokumentasikan secara digital menggunakan alat pemindai khusus.

Baca JugaAlat Sadap yang Dipakai Listyo Harganya Triliunan

"Ke 60 naskah kuno yang dilestarikan itu sebagian kecil dari jumlah naskah yang masih disimpan oleh masyarakat," tuturnya. Red/Nov

Bagikan berita:

Berita Terkait