Putraindonews.com - Situbondo | Manajemen Pabrik Gula Assembagoes, Situbondo, Jawa Timur, terbuka menjalin kemitraan dengan semua pihak selama musim giling termasuk para petani tebu.
"Kami selalu terbuka dan melibatkan petani tebu dengan bingkai kemitraan, segala sesuatu dibicarakan di forum temu kemitraan termasuk di antaranya terkait kualitas tebangan," kata General Manajer PG Assembagoes Situbondo Mulyono dalam keterangannya di Situbondo, Jawa Timur, Minggu (24/9/23).
Baca JugaDua Prajurit TNI Meninggal Dunia dalam Insiden Kecelakaan Helikopter saat Padamkan KarhutlaDia menjelaskan bahwa forum temu kemitraan merupakan wadah komunikasi antara manajemen pabrik gula dengan petani tebu mitra diadakan secara berkala ketika menjelang musim giling dimulai.
Sebelumnya, lanjut Mulyono, pada saat forum temu kemitraan wilayah dan forum temu kemitraan PG khusus menjelang musim giling sudah membahas terkait teknis giling mulai pola kemitraan yang tahun ini berupa bagi hasil hingga penentuan kualitas bahan baku tebu yang dikirim ke pabrik gula, dan menjadi kesepakatan dalam kontrak giling.
Baca JugaMNC Bank Angkat Bicara Soal Nasabah Susah Tarik UangMulyono menyampaikan kriteria yang ditetapkan yaitu manis bersih segar yang berarti tebu yang ditebang sesuai tingkat kemasakannya, bersih dari pucukan, sogolan, daduk dan trash serta segar (green cane) karena mempengaruhi rendemen.
Sementara Manajer Kualitas PG Assembagoes Lukman menambahkan kualitas bahan baku akan kembali kepada petani tebu sehingga sangat penting menjaga objektivitas dalam menilai kualitas tebu.
Baca JugaRicuh Penolakan Konser Andrea Bocelli di JIExpo"Kalau memang sesuai standar manis bersih segar (MBA) ya dimasukkan dalam klasifikasi A, selanjutnya disesuaikan sesuai persentase kadar trash dan MBS-nya," kata dia.
Lukman juga menanggapi pengaduan salah satu petani terkait kriteria bahan baku tebu. Dia menyatakan bahwa manajemen PG Assembagoes sudah mempersilahkan pengurus Asosiasi Petani Tebu Rakyat setempat untuk turut memantau proses giling di di PG Assembagoes. Red/SS
Baca JugaHadapi Cuaca Ekstrem, Polres Blitar Kota Gelar Apel Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi 2026