***
Putraindonews.com - Jakarta | Sepanjang 120 kilometer kabel di langit Ibukota Jakarta akan segera dipindahkan ke dalam tanah.
Dinas Bina Marga, Provinsi DKI Jakarta, menyebut kabel-kabel semrawut itu akan segera dipindahkan karena merusak pemandangan dan kenyamanan warga.
Baca JugaResmikan Sekretariat "Rumah Besar", IMO-Indonesia Uji Coba Aplikasi AdS Media OnlineRatusan kabel itu terdiri dari kabel listrik maupun kabel utilitas lainnya, kecuali kabel penerangan jalan umum. Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Hari Nugroho, menargetkan program Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) melalui pemindahan kabel yang semrawut ini, rampung akhir tahun 2023.
"(Target pemindahan kabel 120 km ke bawah tanah) tahun ini bisa selesai, saya bisa bertarget selesai," kata Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Hari Nugroho kepada wartawan, Jumat (7/2).
Baca JugaHari Fraksi Jadikan Fraksi PKB DPRD Kabupaten Blitar Lebih Maksimal Serap Aspirasi MasyarakatPemindahan kabel ini, kata Hari dilakukan oleh dua BUMD DKI Jakarta. Antara lain Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sarana Jaya dan PT Jakarta Propertindo (Jakpro).
Jakpro sendiri menggandeng pihak swasta, PT Migo, dalam proses pemindahan kabel-kabel ke bawah tanah. Sejauh ini, sudah ada 25 km kabel yang dipindahkan oleh Jakpro.
Baca JugaBerbagi Semangat dan Harapan, Pangdam Udayana Motivasi Siswa Sekolah Rakyat"Saya sampaikan untuk bulan ini segera, untuk percepatan sisa daripada 120 kilometer. Sedangkan dia hanya taruh 25 km lebih lah ya," bebernya.
Sementara itu, untuk pemindahan kabel oleh Sarana Jaya kata Hari masih terbilang jauh dibandingkan dengan Jakpro. Saat ini, pihaknya tengah mengevaluasi Sarana Jaya atas kinerjanya terkait pemindahan kabel tersebut. Red/HS
Baca JugaAlat Sadap yang Dipakai Listyo Harganya Triliunan ***