Putraindonews.com, Jakarta - Gabungan Personel TNI dan Polri disiagakan di area sekitar lokasi jatuhnya pesawat SAM Air, kawasan Bandara Panua, Desa Imbodu, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo.
Kapolda Gorontalo Irjen Pol. Pudji Prasetijanto Hadi di Pohuwato, Minggu (20/10), mengatakan sesaat setelah insiden kecelakaan pesawat terjadi, ia langsung mengerahkan personelnya untuk melakukan pengamanan di sekitar lokasi.
Baca JugaTaksi Listrik Hijau Kecelakaan Diduga Tabrak Pembatas"Kami telah mengerahkan personel ke lokasi kejadian bersama dengan rekan-rekan dari TNI dan Perhubungan sejak awal sampai besok," kata Kapolda.
Ia mengatakan penjagaan akan dilakukan sampai tim dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) datang untuk melakukan investigasi di lokasi kejadian.
Baca JugaRibuan Pelajar di Jayawijaya Gelar Aksi Tolak MBGKapolda mengatakan empat jenazah korban kecelakaan pesawat SAM Air telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara di Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo.
Kapolda memastikan bahwa Polda Gorontalo telah mengerahkan segala sumber daya, termasuk ambulans RS Bhayangkara untuk membawa jenazah ke rumah duka yang berada di kelurahan Tamalate Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo.
Baca JugaInstitut Amalia Bogor Matangkan Persiapan Hadapi SDGs 2030, Hadirkan Prof. Indira Santi Sebagai Keynote Speaker"Pengamanan di lokasi juga kami perketat agar tidak ada gangguan dalam investigasi, agar keluarga korban bisa segera mendapatkan informasi yang jelas dan akurat," kata dia.
Kapolda menegaskan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah, tim SAR, serta unsur TNI untuk mempercepat proses penanganan. Bantuan medis juga diprioritaskan untuk keluarga korban yang memerlukan dukungan selama proses identifikasi.
Baca JugaIMO-Indonesia DPW Sumut Bakal Gelar Do'a Bersama Untuk Rombongan Jurnalis Yang Hilang Saat Liputan GAK"Kami berterima kasih atas kerja sama semua pihak, termasuk tim SAR dan masyarakat, yang membantu dalam proses evakuasi ini," ucapnya. Red/HS