Putraindonews.com, Jakarta – Penggunaan energi nuklir sebagai sumber listrik di masa depan kini telah banyak digandrungi negara-negara di dunia, tidak terkecuali Singapura.
Singapura tampak mulai menyeriusi pengembangan teknologi nuklir melalui penyiapan sumber daya manusia (SDM) di dunia riset dan kajian nuklir.
Baca JugaTrump Kembali Tebar Ancaman Andai Republik Kalah di Pemilu Sela 2026Dikutip dari Channelnewsasia, Deputi Direktur Energy Market Authority's (EMA) Nuclear Energy Office, Chia Meng Hwee menyebutkan bahwa nuklir termasuk isu sensitif di Singapura.
Keberhasilan atau kegagalan penerapannya di kawasan akan diyakini akan sangat mempengaruhi persepsi publik di negara tersebut.
Baca JugaJenderal Zhang Shengmin Dipromosi ke Puncak Kekuasaan Militer China"Keberhasilan penerapan energi nuklir di kawasan ini juga dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap teknologi itu sendiri. Sebaliknya, jika terjadi kemunduran dalam hal penerapan, hal ini juga dapat berdampak negatif pada persepsi lokal dan regional terhadap teknologi ini," kata Chia dikutip Jumat (16/1).
Singapura akan terus melibatkan publik untuk memperdalam pemahaman tentang tantangan energinya dan fakta-fakta seputar tenaga nuklir, kata regulator energi nasional. Red/HS
Baca JugaAmerika Kirim 10 Pesawat Militer ke Israel