Putraindonews.com, Tangerang - Sirine di Pintu Air 10 Sungai Cisadane berbunyi. Menanggapi hal itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang mengatakan bunyi tersebut bagian dari Standar Operasional Prosedur (SOP) yang dijalankan ketika terjadi kenaikan debit air.
“Itu merupakan SOP yang menandakan adanya debit air yang naik. Namun memang, untuk saat ini, kondisi Pintu Air 10 berada pada status Siaga 3,” kata Mahdiar, Jumat (23/1).
Baca JugaBerbagi Semangat dan Harapan, Pangdam Udayana Motivasi Siswa Sekolah RakyatPihaknya menyebut telah dilakukan pengecekan langsung melalui wilayah Koang Jaya, dan memastikan bahwa aktivasi sirine dilakukan sesuai tahapan SOP.
“Bunyi sirine ini adalah SOP ketika terjadi kenaikan debit air. Saat ini posisinya memang Siaga 3, sehingga tahapan-tahapan pengamanan dijalankan,” katanya.
Baca JugaDua Prajurit TNI Meninggal Dunia dalam Insiden Kecelakaan Helikopter saat Padamkan KarhutlaSejauh ini, kata dia, Pintu Air 10 telah dibuka sebanyak tiga pintu untuk mengendalikan aliran air. Kendati begitu, pihaknya mengatakan, terdapat potensi kenaikan debit air dari wilayah hulu, utamanya Butuh Belah, yang diperkirakan dapat berdampak hingga wilayah hilir pada malam hari.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak panik, serta mengikuti informasi resmi dari pemerintah dan petugas di lapangan, mengingat bunyi sirine merupakan peringatan kesiapsiagaan, bukan tanda kondisi darurat ekstrem,” ujarnya.
Baca JugaMNC Bank Angkat Bicara Soal Nasabah Susah Tarik UangBPBD Kota Tangerang terus melakukan berbagai penanganan dengan mengerahkan relawan dan petugas untuk melakukan pemantauan serta evakuasi warga di wilayah rawan terdampak. Penanganan difokuskan pada antisipasi curah hujan yang masih berpotensi terjadi. Red/TK