Putraindo News Terdepan, Terpercaya Dan Berimbang

Soal Pilres, IMO-Indonesia Minta Media Menyajikan yang Faktual

S Samsuddin 18 Apr 2019 0 komentar
Soal Pilres, IMO-Indonesia Minta Media Menyajikan yang Faktual

 

PUTRAINDONEWS.COM

JAKARTA | Kamis 18 April 2018. Penyelenggaraan Pemilu ( Pemilihan Umum ) telah selesai dilaksanakan pada Rabu 17 April 2019 kemarin. Ada yang menarik mengiringi pesta lima tahunan bagi rakyat Indonesia tersebut, yaitu adanya hitung cepat yang dilakukan oleh beberapa lembaga survei khususnya terhadap Pemilihan Presiden (Pilpres).

Dari sekian lembaga survei yang melakukan hitung cepat, lebih banyak memposisikan nomor urut 01 sebagai pemenang Pilres dengan perolehan berkisar 55% dan nomor urut 02 dengan kisaran suara 45%. Namun perlu ditegaskan bahwa suara yang akan diambil sebagai dasar ketetapan adalah hitung manual yang akan dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Baca JugaOperasi SAR Selat Sunda-Enggano Resmi Dihentikan, Dayung Serunting IMO-Indonesia Lanjutkan Monitoring

Media pun diminta untuk memposisikan dirinya sebagai media yang independen dan selalu proporsional dalam memberitakan fakta dilapangan. perhatian ini datang dari Dewan Pengawas IMO-Indonesia, Tjandra Setiadji,SH.,MH atau yang biasa dipanggil Andy. Ia meminta, agar media khususnya yang bergabung dengan organisasi berlabel jurnalistik itu untuk benar-benar mengawal Pilpres dengan cara yang baik sesuai kaidah jurnalistik.

"Rakyat Indonesia butuh informasi yang mencerahkan dan faktual. bukan berita yang membingungkan apalagi berpihak sehingga hal-hal yang tidak pantas pun diberitakan," tegas Andy dalam siaran persnya kepada redaksi, Kamis 18 April 2019.

Baca JugaBersiap! Akan Ada Pemadaman Lampu Serentak di Jakarta

Media bagi Andy adalah ujung tombak demokrasi saat pesta demokrasi berlangsung. tambah Andy yang juga Pratisi Hukum tersebut. Dengan demikian, Tokoh Kelahiran Bagan Siapi-Api itu meminta kepada lapisan masyarakat untuk tidak terprovokasi dengan suasana saat ini. karena keutuhan Bangsa bagi Andy adalah harga mati untuk terus dijaga dan dirawat.

"Masyarakat harus tetap tenang dan menjaga keutuhan Bangsa. Jangan tersulut dengan beredarnya video atau pemberitaan yang tidak jelas sumbernya," minta Andy.

Baca JugaSenayan City Angkat Bicara Soal Perempuan Ditendang Pria di Food Court

Selain itu, Andy juga meminta kepada para kontestan untuk menahan diri, untuk tetap menjaga para relawan dan simpatisannya sampai hitungan manual dikeluarkan ole pihak KPU, pungkas Andy.

Senada dengan Dewan Pengawas IMO-Indonesia Tjandra Setiadji,SH,.MH. Ketua Umum IMO-Indonesia Yakub F. Ismail menghimbau kepada segenap pengurus dan anggota IMO-Indonesia di seluruh tanah air, kiranya untuk terus dapat menjaga iklim yang kondusif pasca Pileg & Pilpres 17 April kemarin.

Baca JugaOperasi Pencarian Lima Jurnalis yang Hilang Dihentikan

Sebagai organisasi badan usaha media online kiranya IMO-Indonesia dapat terus mengedepankan pemberitaan yang berkualitas dengan fakta serta sumber yang dapat dipertangjawabkan, dan memperhatikan kode etik serta 5W + 1H dalam pemberitaannya, tutup yakub. (**)

Bagikan berita:

Berita Terkait