Putraindonews.com, Jakarta – Keputusan Bupati Aceh Selatan H. Mirwan MS yang memilih umroh di tengah kondisi bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Aceh, termasuk Kabupaten Aceh Selatan mengundang banyak pertanyaan publik.
Musibah yang menyebabkan ribuan warga mengungsi, memutuskan akses jalan, dan menimbulkan kerugian materiil yang besar ini bukan menjadi sesuatu yang serius di mata Bupati Aceh Selatan.
Baca JugaHari Fraksi Jadikan Fraksi PKB DPRD Kabupaten Blitar Lebih Maksimal Serap Aspirasi MasyarakatSebelum akhirnya meninggalkan Aceh Selatan, Mirwan juga diketahui telah menandatangani surat resmi yang menyatakan ketidaksanggupan Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan untuk menangani tanggap darurat bencana secara mandiri.
Ironisnya, tak lama setelah surat itu dibuat, foto-foto Bupati Mirwan bersama keluarganya beredar di media sosial, menunjukkan keberadaannya di Tanah Suci untuk melaksanakan ibadah umrah.
Baca JugaBerbagi Semangat dan Harapan, Pangdam Udayana Motivasi Siswa Sekolah Rakyat Keberangkatannya diketahui pada Selasa, 2 Desember 2025, saat daerahnya masih berada dalam kondisi krisis.Alhasil, reaksi publik pun beragam menanggapi sikap dan keputusan Mirwan. Red/HS