***
Putraindonews.com - Jakarta | Gubernur Papua nonaktif Lukas Enembe menepis adanya aliran dana yang diberikan kepada kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM).
“Tidak ada (aliran uang ke OPM). NKRI harga mati,” kata Lukas kepada wartawan saat digiring masuk ke mobil tahanan di gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Jumat (10/2).
Baca JugaResmikan Sekretariat "Rumah Besar", IMO-Indonesia Uji Coba Aplikasi AdS Media OnlineTidak hanya itu, dirinya juga membantah memiliki hubungan dengan kelompok pro kemerdekaan Papua tersebut.
Dia bahkan mengatakan dengan tegas tidak mengenal pendukung kelompok separatis Papua, termasuk salah satu tokohnya yang tereknal, Benny Wenda.
Baca JugaHari Fraksi Jadikan Fraksi PKB DPRD Kabupaten Blitar Lebih Maksimal Serap Aspirasi Masyarakat“Enggak ada. Tidak kenal (Benny Wenda),” kata dia.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebelumnya memastikan akan terus menelusuri aliran dana dugaan suap Lukas. Salah satunya termasuk mengalir ke OPM.
Baca JugaBerbagi Semangat dan Harapan, Pangdam Udayana Motivasi Siswa Sekolah Rakyat“Ini tentu akan didalami dalam proses penyidikan berdasarkan alat bukti, keterangan saksi yang lain. Apakah ada keterkaitan yang bersangkutan (Lukas Enembe) dengan kelompok yang selama ini berseberangan dengan pemerintah dan seterusnya, pasti akan didalami,” kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata.
Alex mengatakan, penelusuran ini tidak dilakukan secara sembarangan. Namun, kata dia, dengan kecukupan alat bukti. “Tentu kita akan dalami aliran uang-uang itu,” ujarnya. Red/HS
Baca JugaAlat Sadap yang Dipakai Listyo Harganya Triliunan ***