Putraindonews.com – Tiongkok melakukan peluncuran teknologi basis data digital grafik klasik. Teknologi baru itu dipelopori oleh National Library of China Publishing House.
Adapun, inisiatif itu bertujuan untuk mengumpulkan, mengindeks, serta mendigitalkan pola dan gambar yang bersumber dari banyak koleksi karya klasik China.
Baca JugaTrump Kembali Tebar Ancaman Andai Republik Kalah di Pemilu Sela 2026Basis data tersebut memberikan sumber daya berharga bagi industri budaya dan kreatif China.
Hingga saat ini, basis data itu telah mengindeks 105.000 item gambar klasik dan berisi lebih dari 2.600 grafik vektor motif tradisional. Red/HS
Baca JugaJenderal Zhang Shengmin Dipromosi ke Puncak Kekuasaan Militer China