Putraindo News Terdepan, Terpercaya Dan Berimbang

Tolak Tawaran Damai AS, Iran Ajukan 5 Syarat sebagai Pengganti

S Samsuddin • 27 Mar 2026 • 0 komentar
Tolak Tawaran Damai AS, Iran Ajukan 5 Syarat sebagai Pengganti

Putraindonews.com, Jakarta – Hubungan Iran-Amerika Serikat memasuki fase tegangan tinggi lantaran perang yang terus berkecamuk di kawasan Timur Tengah selama hampir satu bulan terakhir.

Perang yang membawa dampak global lantaran memicu penutupan Selat Hormuz yang menggawangi lalu lintas distribusi minyak sekitar sepertiga dari kebutuhan global itu kini macet total yang menimbulkan krisis energi di mana-mana.

Baca JugaInggris dalam Siaga Perang, Sebut Waktu Tinggal 1.000 Hari Lagi

Sebagai jalan keluar, pihak AS menawarkan proposal damai kepada Iran yang konon tercantum dalam 15 butir.

Namun, informasi terbaru menyatakan bahwa tawaran tersebut ditolak otoritas Iran. Dalam sebuah pernyataan kepada media pemerintah Press TV pada Rabu (25/3) yang dikutip Anadolu, seorang pejabat senior bidang keamanan politik mengungkapkan bahwa Iran telah memberikan respons negatif terhadap inisiatif Washington. Ia menyebut konflik saat ini sebagai "perang yang dipaksakan" terhadap Iran.

Baca JugaLula da Silva Kembali Terpilih Jadi Presiden Brasil

“Oleh karena itu, berakhirnya pertempuran sangat bergantung pada pemenuhan syarat-syarat yang diajukan oleh pihak Republik Islam tersebut,” tulis Anadolu.

Sebagai bentuk tawaran tandingan, Teheran secara resmi menawarkan lima poin sebagai syarat mutlak untuk mengakhiri perang.

Baca JugaRusak! Militer Manfaatkan Orang Dalam untuk Main Judi

Poin pertama dan yang paling krusial adalah tuntutan untuk penghentian total atas segala bentuk agresi militer dan aksi pembunuhan atau infiltrasi terhadap pejabat mereka. Iran menginginkan jaminan keamanan penuh sebelum bersedia meletakkan senjata di meja perundingan.

Kedua, Selain penghentian serangan, Iran juga menuntut adanya mekanisme nyata yang menjamin bahwa perang tidak akan dipaksakan kembali kepada mereka di masa depan. Hal ini menunjukkan ketidakpercayaan mendalam Teheran terhadap komitmen jangka panjang negara-negara Barat dalam menjaga stabilitas kawasan tanpa adanya jaminan hukum yang mengikat secara internasional.

Baca JugaDonald Trump Jadi Bahan Olokan di Iran, Terpenjara di Papan Reklame

Ketiga, isu ekonomi. Iran meminta pembayaran ganti rugi perang dan reparasi yang didefinisikan secara "terjamin dan jelas." Teheran mengharapkan kompensasi atas kerusakan infrastruktur dan kerugian ekonomi yang mereka alami selama periode konflik berlangsung, yang diklaim sebagai akibat dari serangan udara lawan.

Keempat, Iran menyerukan agar penghentian perang mencakup seluruh garis depan, termasuk melibatkan semua "kelompok perlawanan" yang beraliansi dengan mereka di seluruh kawasan.

Baca JugaParlemen Malaysia Minta Prabowo Atasi Masalah Karhutla Menggunakan Bahasa Jawa

Terakhir, Iran atas kedaulatan di Selat Hormuz. Pejabat tersebut menekankan perlunya pengakuan dan jaminan internasional atas hak kedaulatan Iran untuk menjalankan otoritas penuh di jalur pelayaran vital tersebut. Red/HS

Bagikan berita:

Berita Terkait