Putraindo News Terdepan, Terpercaya Dan Berimbang

Usai Konferensi Pers Menyoal Perppu, Aliansi BEM Jabar Aksi Di Pemprov

S Samsuddin • 01 Oct 2019 • 0 komentar
Usai Konferensi Pers Menyoal Perppu, Aliansi BEM Jabar Aksi Di Pemprov

PUTRAINDONEWS.COM

BANDUNG - JABAR | Aksi mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) maupun aliansi masih berlanjut melakukan aksi diberbagai wialayah. Serupa dengan Aliansi BEM Jawa Barat turun ke jalan menolak Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerbitkan Perpu pembatalan UU KPK, berlangsung di Depan Gedung Sate, Kawasan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Senin (30/9).

Aliansi BEM Mahasiswa Jawa Barat tersebut diantaranya (Ketua BEM UIN Bandung, UNIGAL, IAID, BEM IAIN Cirebon, UNU Cirebon, STIT Cirebon, STAIMA Cirebon, STAIC Cirebon, ISBI, UPI, STISIP dan lainnya).

Baca JugaHari Fraksi Jadikan Fraksi PKB DPRD Kabupaten Blitar Lebih Maksimal Serap Aspirasi Masyarakat

Setelah menggelar Konferensi Pers yang diselenggarakan di Teras Sunda Cibiru, Aliansi BEM Jawa Barat langsung menuju Gedung Pemprov Jabar melakukan unjuk rasa.

Mereka mennyampaikan, bahwa dalam aturan konstitusi ada syarat tertentu presiden mengeluarkan Perpu diantaranya terdapat kekosongan hukum, tidak ada hukum yang mengatur, ada UU/hukum tetapi tidak cukup teratur untuk mengatur.

Baca JugaBerbagi Semangat dan Harapan, Pangdam Udayana Motivasi Siswa Sekolah Rakyat

Koordinator Lapangan, Dede Robi mengungkapkan bahwa presiden tidak perlu mengeluarkan Perpu pembatalan UU KPK

"Indonesia belum mengalami kekosongan hukum dan yang mengaturnya. Bahkan hukum masih berfungsi sebagaimana mestinya. Seperti pencidukan mantan Menpora yang menjadi tersangka kasus korupsi," ujar Dede.

Baca JugaAlat Sadap yang Dipakai Listyo Harganya Triliunan

Menurutnya, presiden tidak punya wewenang untuk membatalkan undang-undang.

"Presiden itu tidak punya hak untuk membatalkan undang-undang. Jika harus mengeluarkan Perpu bukan 'pembatalan' tapi 'penundaan'. Lagi pula yang punya wewenang untuk mengesahkan dan membatalkan UU itu DPR," tegas Dede. (akew).

Baca JugaDua Prajurit TNI Meninggal Dunia dalam Insiden Kecelakaan Helikopter saat Padamkan Karhutla

Bagikan berita:

Berita Terkait