Putraindonews.com - Sebuah video viral beredar belum lama ini yang memperlihatkan seorang pria meludah di hadapan pengendara lain lantaran tidak terima mobilnya diprotes karena parkir di tengah jalan telah teridentifikasi.
Sang pria itu ternyata salah seorang pegawai di perusahaan Pertamina. Kebenaran terkait hal ini telah dikonfirmasi pihak pertamina. Adapun, pria itu bernama Arie Febriant.
Baca JugaResmikan Sekretariat "Rumah Besar", IMO-Indonesia Uji Coba Aplikasi AdS Media OnlineKejadian itu viral di media sosial. Terjadi di Jalan Masjid Darull Fallah, Petukangan Utara, Jakarta Selatan, pada Jumat (5/3).
"Terkait kejadian yang melibatkan salah satu pekerja di Pertamina, dapat kami informasikan bahwa saat ini hal tersebut telah ditindaklanjuti secara internal," kata Hermansyah Y Nasroen, Corporate Secretary, PT Kilang Pertamina Internasional (KPI), dalam keterangan persnya, Minggu (7/4/24).
Baca JugaHari Fraksi Jadikan Fraksi PKB DPRD Kabupaten Blitar Lebih Maksimal Serap Aspirasi MasyarakatPertamina menyesali kejadian itu karena telah membuat ketidaknyamanan banyak pihak.
"Saat ini yang bersangkutan telah dibebastugaskan dari jabatannya untuk mempercepat proses penjatuhan sanksi atas perilaku yang tidak memperhatikan sopan santun dan etika berperilaku di masyarakat," tuturnya.
Baca JugaBerbagi Semangat dan Harapan, Pangdam Udayana Motivasi Siswa Sekolah RakyatPihak Pertamina juga menjelaskan, sanksi diberikan itu bertujuan untuk mempermudah pelaksanaan pemeriksaan. Pertamina memastikan akan menjatuhkan sanksi yang tepat sesuai dengan ketentuan dan peraturan perusahaan kepada Arie.
"Pertamina senantiasa mengedepankan perilaku yang beretika serta tidak mentolerir tindakan yang tidak sesuai hukum dan etika. Untuk itu, kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan," ucap Hermansyah.
Baca JugaAlat Sadap yang Dipakai Listyo Harganya TriliunanSelanjutnya, dalam kehidupan sehari-hari Pekerja Kilang Pertamina Internasional senantiasa diwajibkan menjaga perilaku sesuai dengan tata nilai AKHLAK, termasuk menjaga kesopanan dan etika saat berperilaku.
"Kami menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan yang diberikan kepada kami untuk terwujudkan perilaku pekerja yang lebih mencerminkan etika sopan santun dalam berperilaku," tutup Hermansyah. Red/HS
Baca JugaDua Prajurit TNI Meninggal Dunia dalam Insiden Kecelakaan Helikopter saat Padamkan Karhutla