PUTRAINDONEWS.COM
BANDUNG - JABAR | Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengingatkan warga untuk tetap waspada terhadap penularan virus corona. Terlebih setiap orang bisa terpapar tanpa gejala.
"Waspadai seperti OTG (Orang Tanpa Gejala), karena merasa sehat tetapi terpapar virus," ujar Yana saat meresmikan Lembur Tohaga Lodaya di RW 06 Perumahan Bumi Adipura Kelurahan Rancabolang Kecamatan Gedebage, Sabtu (18/7/2020).
Baca JugaTaksi Listrik Hijau Kecelakaan Diduga Tabrak PembatasAtas hal tersebut, ia menyampaikan agar warga tetap menjaga kesehatan. Tak hanya itu, jika sedang beraktivitas selalu menerapkan protokol kesehatan.
"Untuk menangani ini mulai dari diri sendiri dengan membiasakan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS),"kata Yana.
Baca JugaRibuan Pelajar di Jayawijaya Gelar Aksi Tolak MBGUntuk itu juga, Yana mengapresiasi hadirnya Lembur Tohaga Lodaya di RW 06 Perumahan Bumi Adipura Kelurahan Rancabolang Kecamatan Gedebage.
Lembur tersebut diharapkan mampu menyelesaikan pandemi dengan bersama - sama.
Baca JugaInstitut Amalia Bogor Matangkan Persiapan Hadapi SDGs 2030, Hadirkan Prof. Indira Santi Sebagai Keynote Speaker"Terima kasih telah membentuk lembur ini. Pemkot Bandung tidak bisa menyelesaikan masalah COVID-19 tanpa dukungan warga. Peran masyarakat ini harus terus dikuatkan untuk memutuskan penyebaran virus," tuturnya.
Hal senada juga diungkapkan Ketua DPRD Kota Bandung, Tedy Rusmawan. Ia mengucapkan terima kasih atas partisipasi masyarakat dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dalam membentuk lembur tersebut.
Baca JugaIMO-Indonesia DPW Sumut Bakal Gelar Do'a Bersama Untuk Rombongan Jurnalis Yang Hilang Saat Liputan GAK"Diharapkan berjalan efektif. Terpenting positif kolaboratif, kebersamaan yang dibangun didasar dengan semangat bisa memberikan kebaikan,"katanya.
Sementara itu, Ketua Gugus Tugas Penanganan COVID-19 RW 06, Billy menegaskan, warga siap untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.
Baca JugaPencarian Lima Jurnalis Terus Berlanjut, Nelayan Gelar 'Nyiar Buhun'"Alhamdulillah kerja sama dengan warga untuk membentuk kawasan bebas COVID-19," tuturnya.
Untuk menjaga agar tetap terbebas dari paparan virus, warga setempat membentuk tim piket.
Baca JugaUsut Kasus Keracunan MBG, Dewan Minta Polisi Bertindak Tanpa Menunggu LaporanTim ini memeriksa setiap orang yang masuk ke RW 06. Mulai dari memeriksa suhu tubuh, mewajibkan menggunakan masker, hingga penyemprotan disinfektan.
"Kita bentuk tim piket setiap hari. Ada 4 sif berisi 3 orang. Bergantian per tiga jam," jelasnya. Red/IWnaruna
Baca JugaPurbaya Sempat Terlibat Ketegangan dengan Danantara Sebelum Dicopot