***
Putraindonews.com - Bukittinggi | Bencana gempa bumi dan galodo yang menerjang sejumlah wilayah di Sumatera Barat, diantaranya di kabupaten Pasaman dan Pasaman Barat, menyisakan duka mendalam bagi kita semua.
Terkait hal itu, sebagai wujud kepedulian serta keprihatinan terhadap korban bencana tersebut, Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN UPK Bukittinggi Sumatera Barat menyerahkan bantuan senilai Rp. 30 juta. Bantuan tersebut disalurkan melalui tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) kota Bukittinggi.
Baca JugaResmikan Sekretariat "Rumah Besar", IMO-Indonesia Uji Coba Aplikasi AdS Media OnlineMenurut Manager PLN UPK Bukittinggi, Syafi’i, bantuan tersebut diberikan untuk meringankan beban korban gempa Pasaman Barat (Pasbar).
Bantuan yang diberikan dikonversi menjadi seabanyak 860 porsi makanan yang yang akan dibagikan kepada masyarakat korban gempa di dua kenagarian di Pasbar.
Baca JugaHari Fraksi Jadikan Fraksi PKB DPRD Kabupaten Blitar Lebih Maksimal Serap Aspirasi Masyarakat“Kami turut prihatin dengan apa yang dirasakan oleh korban gempa Pasbar saat ini. Makanya, kami langsung mengirimkan bantuan untuk bisa meringankan beban korban gempa,” ujarnya, Minggu (5/3).
Selain pemberian bantuan tersebut, Syafi'i juga menjelaskan PLN senantiasa menjaga keandalan pasokan listrik sehingga masyarakat yang terkena dampak dapat menikmatnya dan tetap beraktifitas.
Baca JugaBerbagi Semangat dan Harapan, Pangdam Udayana Motivasi Siswa Sekolah RakyatBantuan yang disalurkan bersama Ketua YBM PLN UPK Bukittinggi, Muhammad Adrian Kusuma tersebut, dibagi dalam dua bagian, yaitu di Nagari Kajai dan tenda pengungsian yang berada di Kantor Bupati Pasbar sebanyak 500 porsi.
Tak hanya itu, pada 5 Maret 2022, juga akan diserahkan bantuan ke nagari Malampah dan tenda pengungsian. Ada sebanyak 360 porsi makanan yang diberikan untuk meringankan beban masyarakat korban gempa di kenagarian tersebut.
Baca JugaAlat Sadap yang Dipakai Listyo Harganya TriliunanDikatakan, ACT merupakan organisasi kemanusiaan global yang profesional berbasis kedermawanan dan kerelawanan masyarakat global, untuk mewujudkan peradaban masyarakat yang lebih baik.
Tak hanya itu, di ACT terdapat beberapa unit yayasan yang bergerak secara bersama seperti global wakaf, global zakat, global qurban dan MRI.
Baca JugaDua Prajurit TNI Meninggal Dunia dalam Insiden Kecelakaan Helikopter saat Padamkan Karhutla“Makanya kami menyerahkan bantuan tersebut melalui ACT yang sudah dikenal profesional dan berpengalaman dalam mengelola dana sosial,” ungkap Syafi’i, yang juga didampingi Bagian Komunikasi PLN UPK Bukittinggi, Kelvin Juniro.
Penyerahkan bantuan ini juga disaksikan oleh Ketua SP PLN Bukittinggi, Muhammad Ikhlas dan Anggota YBM PLN UPK Bukittinggi, Budi Pramadian dan Tri Wijayanti. Red/Ben
Baca JugaMNC Bank Angkat Bicara Soal Nasabah Susah Tarik Uang ***