PLN Maluku Gelar Aksi Bersih Sampah dan Penanaman Ribuan Bibit Mangrove

Putraindonews.com – Ambon | PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pembangkitan Maluku menggelar aksi bersih sampah dan penanaman 1.500 bibit mangrove di kawasan hutan bakau Desa Poka, Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon.

“Kegiatan aksi bersih dan penanaman bakau dilakukan di depan Unit Layanan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel Poka oleh puluhan relawan PLN dan melibatkan warga setempat, sebagai upaya restorasi ekosistem bakau dan menjaga lingkungan sekitar,” kata General Manager PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) Awat Tuhuloula, di Ambon, Minggu (27/8)

Ia mengatakan, aksi bersih sampah ini merupakan wujud kepedulian PLN terhadap kawasan bakau yang bertahun-tahun melindungi pesisir Teluk Ambon.

BACA JUGA :   UNTUKMU NEGERI ; IMO-Indonesia Support Pemberitaan COVID-19 di Tanah Air

“Aksi ini juga upaya kami untuk mengurangi volume sampah, agar tanaman bakau di sini dapat tumbuh dengan baik, kawasan pesisir pun terlindungi,” kata Awat.

Bakau, kata dia, merupakan jenis tumbuhan yang tumbuh di pesisir. Kawasan bakau mampu menahan dan memperlambat arus dan ombak yang datang. Ini akan mengurangi risiko abrasi dan dampak lainnya dari ombak yang datang.

Menurut dia, habitat pertumbuhan bakau umumnya akan hidup sehat seperti hutan di tepi pantai, apabila kelestarian laut itu dijaga dengan bersih dan terhindar dari sampah.

“Gaya hidup masyarakat setempat sangat berpengaruh untuk kelestarian laut, sebagai bentuk tanggung jawab sosial dan lingkungan setempat, UPK Maluku turut serta menjaga kebersihan dengan cara mengadakan bakti bersama,” katanya.

BACA JUGA :   Doni Apresiasi Sumbangsih KSAL Baru dalam Penanganan COVID-19

Ia mengatakan, kegiatan ini dijadikan sebagai langkah menyadarkan masyarakat setempat akan pentingnya menjaga kebersihan laut, terutama kawasan bakau. Melalui aksi ini diharapkan bukan saja lingkungan menjadi asri, melainkan juga kesadaran masyarakat akan kelestarian alam semakin meningkat.

“Kesadaran adalah hal terpenting untuk menghasilkan lingkungan yang lebih sehat. Semoga upaya ini memberikan dampak positif bagi kawasan bakau, dan tentu saja bagi kehidupan masyarakat sekitar. Masyarakat bisa selalu menjaga kebersihan, sampah dibuang pada tempatnya dan tidak mencemarkan pantai sekitar, sehingga dapat menghidupkan kembali populasi bakau,” katanya. Red/RP

BERITA TERKAIT

BERITA TERKINI

error: Content is protected !!