Putraindo News Terdepan, Terpercaya Dan Berimbang

Akademisi UI Sebut Koalisi Gemuk Pemilu 2024 Berpeluang Terjadi

S Samsuddin • 08 Apr 2023 • 0 komentar
Akademisi UI Sebut Koalisi Gemuk Pemilu 2024 Berpeluang Terjadi

Putraindonews.com - Depok | Dinamika kontestasi politik menjelang Pemilu 2024 sampai saat ini masih berlangsung dinamis. Berbagai kemungkinan koalisi masih bisa terjadi, bahkan peluang terjadinya koalisi gemuk cukup besar.

Terkait kemungkinan terjadinya koalisi gemuk ini turut diafirmasi dosen Politik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia (FISIP UI) Aditya Perdana.

Baca JugaDasco Bantah Isu terkait Dirinya Bakal Jadi Cawapres

Pihaknya melihat perkembangan politik koalisi besar pencapresan yang menggabungkan antara Koalisi Indonesia Bersatu dan Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya bisa terwujud.

"Dalam kacamata para elite, kebutuhan koalisi besar ingin dilakukan atas beberapa dasar pertimbangan, pertama perlunya calon presiden dan wakil presiden yang dapat melanjutkan agenda pembangunan Pak Jokowi di periode berikutnya," kata Aditya Perdana di Depok, Jabar, Sabtu (8/4).

Baca JugaNama Seskab Teddy Diisukan Diperiksa POM?

Kedua adanya kebutuhan untuk dapat memenangkan pilpres dengan peluang besar yang ditopang dengan elektabilitas dari capres-cawapres yang tinggi.

Sehingga, ada peluang agar pelaksanaan pilpres hanya dilakukan satu ronde saja. Argumen nya tentu terkait dengan efisiensi anggaran pemilu.

Baca JugaPresiden Prabowo Bakal Lakukan Evaluasi Kabinet

Ketiga faktor capres dan cawapres dalam penentuan dan kepastian Koalisi Besar ini adalah penting. Tidak mudah mencocokkan figur capres dan cawapres dengan peluang keterpilihan yang baik berdasarkan hasil banyak survei yang ada.

Keempat adalah hal yang juga menarik ada terkait dengan endorsement yang dilakukan oleh Presiden Jokowi terhadap calon tertentu dalam kerangka Koalisi Besar tersebut.

Baca JugaYusril Ungkap Kemungkinan Jokowi Diperiksa

Menurutnya, memang betul berdasarkan survei Lembaga Riset dan Konsultasi Publik Algoritma terakhir, capres yang diyakini dapat melanjutkan agenda Presiden Jokowi adalah bagian dari koalisi yaitu Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto.

Namun, pemilih merasa endorsement yang sedang dilakukan presiden tidak serta merta akan 100 persen diikuti oleh pemilih. Mereka akan melihat juga terkait dengan kapasitas dan rekam jejak calon. Dalam konteks itu, endorsement bukan pertimbangan utama pemilih.

Baca JugaPresiden Tunjuk TNI Ariyo Windutomo Gantikan Listyo Sigit Prabowo

Sehingga, dia berkesimpulan koalisi besar kemungkinan terjadi, meski hal itu tidak mudah karena banyak dinamika yang akan terjadi. Red/HS

Bagikan berita:

Berita Terkait