Putraindo News Terdepan, Terpercaya Dan Berimbang

Akibat Banjir, 138 Rumah Warga Cirebon Terendam 'Dua Lainnya Rusak'

S Samsuddin 09 Jan 2022 0 komentar
Akibat Banjir, 138 Rumah Warga Cirebon Terendam 'Dua Lainnya Rusak'

***

Putraindonews.com -Jabar | Banjir yang terjadi di Kabupaten Cirebon, Provinsi Jawa Barat, merendam 138 rumah. Dua rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan. Peristiwa ini berlangsung pada Kamis sore (6/1), pukul 16.00 WIB.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cirebon menginformasikan banjir melanda 4 desa di dua kecamatan. Empat desa terdampak yaitu di Desa Marikangen dan Kebarepan yang berada di Kecamatan Plumbon, sedangkan Desa Kasugengan Lor dan Warugede di Kecamatan Depok.

Baca JugaNahkodai KONI Kota Blitar Elim Tyu Samba Rapatkan Barisan "Kompak dan Berjaya"

"BPBD mencatat 148 KK atau 459 jiwa terdampak. Data sementara, 7 warga mengungsi, di antaranya 2 warga usia balita".

Banjir juga berdampak pada 138 rumah dan 1 mushola terendam, rumah rusak ringan 1 unit dan rusak sedang 1 unit. Sedangkan infrastruktur berupa 2 titik tanggul di Sungai Temayang dan Pulaseran jebol.

Baca JugaKabar Gembira! Pekerja Berpenghasilan Rp6,5 Juta di Jakarta Naik Transportasi Umum Gratis

BPBD bersama TNI, Polisi, pemerintah desa dan kecamatan telah merespons kondisi banjir di wilayah terdampak. Tim gabungan bersiaga selama musim hujan yang berada pada puncak musimnya di bulan ini hingga Februari.

Berdasarkan keterangan BPBD setempat, banjir terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur 2 kecamatan tersebut. Kemudian, derasnya hujan memicu debit air Sungai Temyang dan Sungai Pulaseran meluap. Kondisi tersebut diperparah dengan jebolnya tanggul.

Baca JugaKebakaran Melanda Pasar Mobil Kemayoran

Merespons bencana di dua kecamatan tersebut, pemerintah daerah dan masyarakat tetap waspada dan siaga terhadap banjir susulan. Prakiraan cuaca harian di dua kecamatan pada hari ini (8/1) dan esok (9/1) masih berpeluang hujan ringan hingga sedang.

Di sisi lain, sudah ada tanggul yang jebol di dua titik tadi. Sementara itu, Kecamatan Plumbon dan Depok, pada lusa (10/1), wilayahnya berpotensi hujan lebat pada siang hari.

Baca JugaKantor Bupati Solok Diterjang Banjir Bandang

Ditinjau dari analisis inaRISK, Kabupaten Cirebon memiliki 39 kecamatan dengan potensi bahaya banjir dengan kategori sedang hingga tinggi. Dua kecamatan terdampak, Plumbon dan Depok, termasuk dalam kecamatan dengan potensi tersebut.

BNPB mengimbau seluruh pihak untuk melakukan kesiapsiagaan mengantisipasi dampak buruk pada puncak musim hujan. Berbagai upaya dapat dilakukan, baik pemerintah daerah dan masyarakat, seperti pengecekan dan perbaikan tanggul, persiapan tempat evakuasi sementara, atau pun persiapan tas siaga bencana di setiap keluarga. Red/Ben

Baca JugaHeboh! Warna Air Kolam Gunung Sindur Tiba-Tiba Berubah Jadi Merah ***

Bagikan berita:

Berita Terkait