Putraindonews.com, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia merespons tuduhan terkait keterlibatannya dalam dugaan kasus penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto dan siap melayangkan somasi kepada pihak-pihak yang mencatut namanya.
"Terkait proses penyadapan ke kepala negara dan beberapa pihak, kami meminta pada kepolisian untuk mengusut tuntas hal tersebut. Berkaitan dengan hal itu, saya juga disadap," ungkap Bahlil saat memberikan keterangan di Ambon, Sabtu (7/11).
Baca JugaDasco Tanggapi Wacana Pemakzulan Gibran, Sebut Tunggu setelah ResesHal itu disampaikan Bahlil usai melantik pengurus dan membuka rapat kerja DPD Partai Golkar di Kota Ambon, Maluku.
Ia menyebut maraknya isu dan spekulasi yang beredar di media sosial, termasuk narasi yang digulirkan salah seorang pengamat intelijen, mengenai keberadaan seorang ketua umum partai politik di kawasan Widya Chandra beberapa jam sebelum penangkapan tersangka penyadapan oleh Bareskrim Polri. Red/HS
Baca JugaDasco Bantah Isu terkait Dirinya Bakal Jadi Cawapres