Putraindo News Terdepan, Terpercaya Dan Berimbang

Akomodasi Tambahan Bagi Tenaga Medis dan Satgas COVID-19

S Samsuddin • 14 Apr 2020 • 0 komentar
Akomodasi Tambahan Bagi Tenaga Medis dan Satgas COVID-19
PUTRAINDONEWS.COM

JAKARTA |  Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif kembali bekerja sama dengan industri pariwisata dalam menyediakan akomodasi dan transportasi bagi tenaga kesehatan yang menjadi garis terdepan dalam menghadapi COVID-19.

Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf Nia Niscaya dalam pernyataannya di Jakarta, Senin (13/4/2020), mengatakan, akomodasi tambahan tersebut diperuntukkan bagi 200 tenaga kesehatan dari RSUP Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta, salah satu rumah sakit rujukan pemerintah dalam penanganan COVID-19.

Baca JugaResmikan Sekretariat "Rumah Besar", IMO-Indonesia Uji Coba Aplikasi AdS Media Online

"Disiapkan sebanyak 100 kamar untuk 200 tenaga kesehatan," kata Nia Niscaya.

Para tenaga kesehatan tersebut terdiri dari dokter umum dan spesialis, perawat, tim radiologi, serta tenaga pendukung lainnya. Para tenaga kesehatan itu menempati 87 kamar di Hotel Balairung, Jakarta, dan 13 kamar di Ibis Hotel Senen, Jakarta.

Baca JugaHari Fraksi Jadikan Fraksi PKB DPRD Kabupaten Blitar Lebih Maksimal Serap Aspirasi Masyarakat

"Para tenaga kesehatan sudah mulai menempati akomodasi sejak 12 April 2020," ujar Nia Niscaya.

Lebih lanjut Nia Niscaya mengatakan, tidak hanya akomodasi, segala kebutuhan para tenaga kesehatan selama menjalani menginap juga dipersiapkan. Mulai dari laundry, makanan serta shuttle bus setiap harinya bagi para tenaga kesehatan RSCM.

Baca JugaBerbagi Semangat dan Harapan, Pangdam Udayana Motivasi Siswa Sekolah Rakyat

Pemilihan dua Hotel tersebut karena lokasinya yang sangat dekat dengan RSCM. Hotel Balairung hanya berjarak sekitar 1 kilometer dan Ibis Hotel Senen berjarak 2 kilometer dari RSCM.

"Hal ini untuk mempermudah mobilisasi dan memberikan waktu istirahat yang cukup bagi para tenaga kesehatan," kata Nia Niscaya.

Baca JugaAlat Sadap yang Dipakai Listyo Harganya Triliunan

Seperti kerja sama yang sudah terjalin dengan hotel dan transportasi sebelumnya, protokol kesehatan menjadi perhatian nomor satu. Hal tersebut penting dilakukan guna memberi kenyamanan dan keamanan bagi para tenaga kesehatan, tapi juga pekerja hotel maupun pekerja transportasi yang bertugas.

"Untuk menjaga kebersihan dan mencegah penyebaran virus Corona, area publik di hotel serta kamar yang ditempati oleh tenaga kesehatan disemprot disinfektan setiap harinya ketika petugas hotel membersihkan kamar," kata Nia Niscaya.

Baca JugaDua Prajurit TNI Meninggal Dunia dalam Insiden Kecelakaan Helikopter saat Padamkan Karhutla

Untuk tenaga kesehatan dari RSCM Jakarta, sebelumnya telah disiapkan 195 kamar di Novotel Cikini untuk 380 tenaga kesehatan. Total hingga kini ada 295 kamar untuk 580 tenaga kesehatan RSCM yang difasilitasi oleh Kemenparekraf.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio mengatakan, fokus utama pemerintah dalam masa tanggap darurat ini adalah penanganan dan pencegahan penyebaran COVID-19. Namun di sisi lain juga berusaha menjaga keberlangsungan industri pariwisata, salah satunya perhotelan dan transportasi.

Baca JugaMNC Bank Angkat Bicara Soal Nasabah Susah Tarik Uang

"Dukungan dan kerja sama dari industri pariwisata, menjadi upaya bersama kita dalam menghadapi pandemi COVID-19," kata Wishnutama.

Kemenparekraf juga telah membuka jalur pengaduan dan pelaporan melalui call center dan website untuk melaporkan kondisi di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif dan membentuk Pusat Krisis Terintegrasi.

Baca JugaRicuh Penolakan Konser Andrea Bocelli di JIExpo

Semua itu untuk mengumpulkan masukan, data, keluhan, dan sebagainya sebagai dasar pertimbangan pengambilan kebijakan dalam upaya penanganan di situasi tanggap darurat saat ini. Red/RH

Bagikan berita:

Berita Terkait