Putraindonews.com, Jakarta – Seorang anggota Brimob Polda Aceh Muhammad Rio yang berstatus desersi dikabarkan bergabung dengan angkatan bersenjata Rusia sebagai tentara bayaran.
Berdasarkan informasi yang beredar, ia disebut ditempatkan di garda depan perang Rusia melawan Ukraina di Donbass.
Baca JugaHari Fraksi Jadikan Fraksi PKB DPRD Kabupaten Blitar Lebih Maksimal Serap Aspirasi MasyarakatRio dikabarjan menerima bayaran yang cukup fantastis sebagai tentara bayaran Rusia tersebut.
Kaitannya informasi tersebut, Kepala Bidang Humas Polda Aceh Komisaris BesarJoko Krisdiyanto turut membenarkan kabar tersebut.
Baca JugaBerbagi Semangat dan Harapan, Pangdam Udayana Motivasi Siswa Sekolah RakyatMenurut Joko, Rio diketahui bergabung dengan tentara Rusia setelah mengirim pesan WhatsApp kepada sejumlah anggota Polda Aceh, Rabu (7/1).
"Isi pesan WhatsApp tersebut berupa dokumentasi foto dan video yang menunjukkan bahwa yang bersangkutan telah bergabung dengan divisi tentara bayaran Rusia, serta menggambarkan proses pendaftaran hingga nominal gaji yang diterima dalam mata uang rubel yang dikonversi ke rupiah," kata Joko Krisdiyanto dalam keterangannya, Sabtu (17/1).
Baca JugaAlat Sadap yang Dipakai Listyo Harganya TriliunanSebelum ada pesan ini, Provos Polda Aceh sebenarnya sudah mencari Rio karena sudah tak hadir dalam dinas. Dua kali panggilan juga sudah dilayangkan namun tak membuahkan hasil. Red/HS