Putraindo News Terdepan, Terpercaya Dan Berimbang

ANTISIPASI ERUPSI SINABUNG, BNPB & Pemda Karo Lakukan Koordinasi Kesiapan

S Samsuddin 14 Aug 2020 0 komentar
ANTISIPASI ERUPSI SINABUNG, BNPB & Pemda Karo Lakukan Koordinasi Kesiapan
PUTRAINDONEWS.COM

MEDAN – SUMUT | Beberapa hari terakhir Gunung Sinabung yang terletak di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, mengalami erupsi. Meskipun erupsi tidak berdampak signifikan, kesiapsiagaan tetap menjadi perhatian pemerintah daerah setempat dan BNPB, khususnya di tengah pandemi COVID-19.

Menyikapi situasi erupsi Sinabung, Deputi Bidang Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Lilik Kurniawan melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Karo. Ia melihat langsung kondisi di lapangan, khususnya kesiapan masyarakat menghadapi erupsi gunung yang berketinggian 2.460 meter di atas permukaan laut itu. Didampingi Bupati Karo, Kepala Pos Pengamatan Gunung api Sinabung, Polres Tanah Karo dan Kodim 0205/TK, Lilik juga membagikan masker kepada warga di Desa Namanteran.

Baca JugaGeger 20 Siswa dari Dua Sekolah di Kota Blitar Diduga Keracunan MBG

Saat di desa itu, Lilik menyampaikan, “Pemda harus mengambil langkah cepat, segera adakan rapat koordinasi, dalam upaya kesiapsiagaan dan penanganan erupsi Gunung Sinabung.”

Ia berharap pemerintah daerah telah melakukan antisipasi dan perencanaan apabila terjadi erupsi besar.

Baca JugaGubernur Malut Sherly Tjoanda Disorot di Forum PBB, Bisnis Pertambangannya Dikuak ke Publik

“Artiannya jika Gunung Sinabung erupsi besar, Pemkab Karo harus sudah siap, jangan seperti erupsi terdahulu yang memakan korban serta dibutuhkan juga dukungan Polres Tanah Karo, Kodim 0205/TK dan pemerintah provinsi Sumatera Utara,” ujar Lilik di Desa Namanteran, Kamis (13/8).

Di tempat yang sama, Dansatgas Gunung Sinabung Yuli Eko Hadiyanto menyampaikan, "Kami dari dansatgas tetap menghimbau kepada masyakarat yang berada di seputaran lingkar sinabung agar tetap waspada dan jangan memasuki kawasan zona merah yang sudah ditentukan Pusat Vulkanologi.”

Baca JugaZona SAR Selat Sunda Diperluas, Dayung Serunting IMO-Indonesia Monitoring Garis Pantai Lampung-Bengkulu

Sementara itu, Bupati Karo Terkelin Brahmana menyambut baik atas kunjungan BNPB dan juga atas bantuan yang diberikan dalam menangani erupsi Sinabung.

"Terimakasih atas perhatian dari BNPB untuk masyarakat Kabupaten Tanah Karo," kata Bupati.

Baca JugaTaksi Listrik Hijau Kecelakaan Diduga Tabrak Pembatas

Selanjutnya, rombongan bergerak ke Pos Pemantauan Gunungapi Sinabung yang berada di Desa Ndokum Siroga, Kecamatan Simpang Empat untuk melihat secara visual kondisi Gunung Sinabung.

Kepala Pos Pengamatan Gunungapi Sinabung, Armen Putra mengatakan,"Masyarakat dan pengunjung/wisatawan agar tidak melakukan aktivitas pada desa-desa yang sudah direlokasi, serta lokasi di dalam radius radial 3 km dari puncak Gunung Sinabung, serta radius sektoral 5 km untuk sektor selatan-timur, dan 4 km untuk sektor timur-utara."

Baca JugaRibuan Pelajar di Jayawijaya Gelar Aksi Tolak MBG

Ia menambahkan, jika terjadi hujan abu, masyarakat diimbau memakai masker bila keluar rumah untuk mengurangi dampak kesehatan dari abu vulkanik. Mengamankan sarana air bersih serta membersihkan atap rumah dari abu vulkanik yang lebat agar tidak roboh.

Gunung Sinabung masih erupsi hingga hari ini, Jumat (14/8), pukul 10.30 WIB. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat tinggi kolom erupsi hingga 2.100 meter di atas puncak. Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas sedang condong ke arah tenggara dan selatan. PVMBG masih menetapkan status Gunung Sinabung pada Level III atau ‘Siaga.’ RED/BEN

Baca JugaInstitut Amalia Bogor Matangkan Persiapan Hadapi SDGs 2030, Hadirkan Prof. Indira Santi Sebagai Keynote Speaker

Bagikan berita:

Berita Terkait