Putraindonews.com, Jakarta – Peluang bagi terbukanya koalisi antara Gerindra dan PDIP begitu besar pada Pemilu 2029 mendatang telah diprediksi oleh Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno.
Menurunya, momentum besar itu bakal menggerus kekuatan politik Joko Widodo atau yang dikenal sebagai “faksi Solo” pada kontestasi Pilpres mendatang.
Baca JugaSejumlah Pimpinan Parpol Tanpa Ketum PDIP Sepakat Ambang Batas Parlemen 5 PersenHal itu disampaikan merespons dinamika politik jelang Pemilihan Presiden 2029. Ia melihat kemungkinan bersatunya Partai Gerindra dan PDIP bukan semata-mata untuk membendung kekuatan politik Jokowi, melainkan bentuk nostalgia politik seperti pada Pemilu sebelumnya.
“Jikapun Gerindra dijodohkan berkoalisi dengan PDIP, bukan berarti untuk hadapi Solo, tapi karena CLBK (Cinta Lama Bersemi Kembali) seperti 2009 lalu, di mana Gerindra dan PDIP duet maju pilpres,” kata Adi dikutip, Rabu (16/9/2026). Red/HS
Baca JugaPurbaya Sebut Pencopotan Dirinya Berkaitan dengan Perombakan Besar-Besaran di Kemenkeu