Putraindonews.com, Jakarta – Belum lama ini publik sempat dikejutkan dengan keputusan kilat Presiden Prabowo Subianto yang mencopot Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan (Menkeu).
Banyak yang bertanya-tanya terkait alasan di balik pencopotan tersebut. Meski begitu, Purbaya mengaku pemberhentian dirinya ada kaitannya dengan perombakan besar-besaran pejabat di instansi tersebut.
Baca JugaPresiden Prabowo Bakal Lakukan Evaluasi KabinetPerombakan itu dilakukan Purbaya pada 10 September 2026, hanya beberapa hari sebelum dirinya digantikan Suahasil Nazara.
Perombakan mencakup 50 pejabat eselon II dan 350 pejabat eselon III, dengan banyak perubahan terjadi di Ditjen Bea Cukai dan Ditjen Pajak.
Baca JugaYusril Ungkap Kemungkinan Jokowi DiperiksaDalam serah terima jabatan di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Selasa (15/9/2026), Purbaya menyatakan bahwa pergantian tersebut merupakan kewenangan Presiden Prabowo Subianto.
“Sebagian ada kaitannya dengan perombakan pegawai. Tapi kan, itu kan hak prerogatif presiden, kita ikutin aja,” ungkap Purbaya.
Baca JugaPresiden Tunjuk TNI Ariyo Windutomo Gantikan Listyo Sigit PrabowoMeski mengakui ada kaitan dengan perombakan pegawai, Purbaya tidak melihat pencopotannya sebagai akibat dari perbedaan kebijakan dengan Presiden.
“Nggak ada. Kebijakan yang saya buat saya, semuanya dari kebijakan presiden, aman lah itu,” ucapnya. Red/HS
Baca JugaNasDem Angkat Bicara Soal Kasus Penyadapan Listyo Sigit