Putraindoneww.com, Jakarta - Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta W. Kamdani didampingi Wakil Ketua Bidang Industri Manufaktur Apindo serta Ketua Umum Asosiasi Gas Industri Indonesia (AGII) Rachmat Harsono menerima audiensi DPP APINDO Banten, Selasa (28/5/2024) di Sekretariat DPN Apindo, Jakarta.
Rombongan DPP APINDO Banten dipimpin langsung oleh Yakub F. Ismail bersama jajaran pengurus DPP Apindo Banten dan DPK APINDO se-Banten.
Baca JugaResmikan Sekretariat "Rumah Besar", IMO-Indonesia Uji Coba Aplikasi AdS Media OnlineAudiensi membahas terkait pembatasan kuota gas bumi yang memberikan dampak terhadap industri khususnya di Provinsi Banten.
Shinta W. Kamdani mengungkapkan bahwa Apindo melihat isu pembatasan gas bumi merupakan hal penting.
Baca JugaHari Fraksi Jadikan Fraksi PKB DPRD Kabupaten Blitar Lebih Maksimal Serap Aspirasi Masyarakat"Hal ini memberikan efek pada kenaikan biaya operasional, pembatasan produksi bahkan ketidakstabilan industri," ujarnya.
Ke depan, Shinta mengungkapkan, perlu dibuat langkah mitigasi untuk mengatasi dampak negatif dari pembatasan kuota gas.
Baca JugaBerbagi Semangat dan Harapan, Pangdam Udayana Motivasi Siswa Sekolah RakyatSementara, Ketua Apindo Banten Yakub F Ismail mengaku sangat berterima kasih kepada Ketum dan jajaran DPN Apindo yang menerima dengan hangat kedatangan rekan-rekan.
"Prinsipnya kami berterima kasih kepada ibu Ketum beserta jajarannya yang telah menerima kedatangan kami dengan sambutan yang begitu hangat," kata Yakub.
Baca JugaAlat Sadap yang Dipakai Listyo Harganya TriliunanYakub menyebut banyak yang dibicarakan dalam pertemuan itu, termasuk salah satunya menyangkut pembatasan kuota gas bumi yang belakangan jadi konsen Apindo Banten.
"Mudah-mudahan aspirasi yang kami perjuangkan ini menghasilkan solusi yang konkret bagi semua pihak," tandasnya.
Baca JugaDua Prajurit TNI Meninggal Dunia dalam Insiden Kecelakaan Helikopter saat Padamkan KarhutlaTurut hadir DPK APINDO se-Banten diantaranya yakni DPK APINDO Kota Tangerang, Kab. Tangerang, Kab. Serang, dan Kota Cilegon. Red/HS