Putraindonews.com, Jakarta – Kegiatan pengajian yang menghadirkan mantan Imam Besar Front Persaudaraan Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab (HRS) di Desa Pegundan, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah pada Kamis (24/7) berujung ricuh.
Kericuhan ini melibatkan dua ormas, yakni Perjuangan Walisongo Indonesia Laskar Sabilillah (PWI LS) dan Front Persatuan Islam (FPI).
Baca JugaJokowi Akhirnya Buktikan Ijazah di PengadilanRatusan anggota PWI LS berkumpul di masjid sekitar lokasi mencoba masuk ke area ceramah untuk membubarkan acara menyambut kedatangan HRS.
Kondisi tersebut membuat kedua kelompok massa terlibat bentrokan. Dalam insiden ini lima orang dinyatakan terluka diduga akibat senjata tajam salah satunya anggota polisi.
Baca JugaEks Kabareskrim Sebut Penyadapan Ilegal Bisa Tergolong MakarSituasi semakin memanas saat lemparan batu, kayu, botol hingga senjata tajam terjadi di antara dua kelompok.
“Lima orang dilaporkan mengalami luka-luka, termasuk satu anggota kepolisian yang terkena lemparan benda keras,” kata Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro. Red/HS
Baca JugaSetelah Penuh Drama, Nusron Wahid Akhirnya Diperiksa KPK