Putraindo News Terdepan, Terpercaya Dan Berimbang

BKKBN Tegaskan Pentingnya Jaga Kesehatan Reproduksi Perempuan

S Samsuddin • 25 Apr 2023 • 0 komentar
BKKBN Tegaskan Pentingnya Jaga Kesehatan Reproduksi Perempuan

Putraindonews.com - Jakarta | Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menegaskan terkait pentingnya menjaga kesehatan reproduksi setiap perempuan.

Ia juga meminta agar setiap perempuan untuk segera memeriksakan diri ke dokter apabila mengalami siklus menstruasi yang dirasa tidak normal.

Baca JugaMensesneg Ungkap Istana sedang 'Bersih-Bersih Pasca Penyadapan

“Jadi, untuk menjaga kesehatan reproduksi harus prepare (disiapkan) betul. Begitu ada keluhan harus segera konsultasi,” kata Kepala BKKBN Hasto Wardoyo ketika dikonfirmasi di Jakarta, Selasa (25/4).

Hasto menuturkan menstruasi yang terjadi rutin setiap satu bulan sekali menjadi salah satu tanda dari masa menstruasi yang sehat.

Baca JugaKepala BIN Ungkap Penyadapan Ilegal Bisa Mengarah ke Makar

Pada umumnya menstruasi dialami perempuan di usia kisaran 12,5 atau 13 tahun, dengan banyak darah yang keluar sekitar 200 cc per bulan. Dengan rentang waktunya mencapai dua hingga tujuh hari.

Siklus menstruasi itu nantinya diikuti dengan berkembangnya ukuran payudara dan tumbuhnya bulu-bulu di beberapa area tubuh seperti pada vagina dan ketiak.

Baca JugaBMKG Sebut Gempa Tektonik di Sigi Dipicu Aktivitas Sesar Palolo

“Jadi, menstruasi rata-rata di usia 12,5 tahun. Tapi masih bisa maju atau normal di atas (usia) delapan tahun. Kalau kurang, itu namanya menstruasi terlalu dini atau prekoks, tapi tidak boleh delay (terlambat) juga, kalau lebih dari 16 tahun belum menstruasi harus diperiksa,” ujarnya.

Walaupun siklus ini dirasakan sebagian besar wanita, hal yang Hasto tekankan adalah bila seorang perempuan di sekitar usia 16 tahun ke atas belum mengalami menstruasi dan tidak diikuti dengan pembesaran buah dada serta bulu-bulu tadi, hal itu bisa menjadi tanda-tanda berbahaya yang harus segera dikonsultasikan pada dokter.

Baca JugaJenderal Listyo Dicpot dari Dewan Penasihat KSPSI

Anomali lainnya yang perlu segera diperiksakan untuk mendapatkan rekomendasi adalah apabila menstruasi terjadi pada waktu yang lebih dini (prekoks), yakni siklus menstruasi yang dialami ketika perempuan berusia di bawah delapan tahun. Red/HS

Bagikan berita:

Berita Terkait