Putraindonews.com, Jakarta – Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution menyemprot pihak PT. Antar Lintas Sumatera (ALS) soal kelengkapan data penumpang bus maut ALS yang terlibat kecelakaan dengan truk tangki BBM.
Sorotan terhadap data penumpang itu terjadi setelah adanya ketidakcocokan antara data penumpang yang terdaftar dan korban di lokasi kejadian.
Baca JugaResmikan Sekretariat "Rumah Besar", IMO-Indonesia Uji Coba Aplikasi AdS Media Online"Kesulitan itu yang kalian buat sendiri," ujar Bobby saat bertemu dengan Direktur ALS," Kamis (7/5).
Akibat perbedaan data itu membuat Jasa Raharja kesulitan dalam memberikan santunan kecelakaan.
Baca JugaHari Fraksi Jadikan Fraksi PKB DPRD Kabupaten Blitar Lebih Maksimal Serap Aspirasi MasyarakatDirektur ALS Efrijal mengakui adanya perbedaan data manifest penumpang yang berangkat dari Semarang.
"Kita upayakan. Jadi Semarang mengalami kesulitan, maka yang tidak terdaftar. Jadi membutuhkan waktu," kata Efrijal. Red/HS
Baca JugaBerbagi Semangat dan Harapan, Pangdam Udayana Motivasi Siswa Sekolah Rakyat