PutraIndonews.com, Jakarta – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem untuk periode 19–26 Mei 2026. Sejumlah wilayah di Indonesia diprediksi mengalami hujan lebat, angin kencang, petir, hingga gelombang tinggi di beberapa perairan.
Peringatan ini dirilis melalui situs resmi BMKG dan kanal media sosial @infoBMKG pada Senin pagi. BMKG meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan, terutama yang tinggal di wilayah rawan banjir, longsor, dan pohon tumbang.
Wilayah yang Berpotensi Hujan Lebat
BMKG menyebutkan setidaknya 18 provinsi berpotensi mengalami hujan intensitas sedang hingga sangat lebat:- Jawa Barat
- DKI Jakarta
- Banten
- Jawa Tengah
- Jawa Timur
- Sumatra Utara
- Sumatra Barat
- Riau
- Kalimantan Barat
- Kalimantan Timur
- Kalimantan Selatan
- Sulawesi Selatan
- Sulawesi Tengah
- Sulawesi Tenggara
- Bali
- NTB
- NTT
- Maluku
Angin Kencang & Potensi Puting Beliung
Fenomena angin kencang dipicu oleh shearline dan pola tekanan rendah di sekitar Laut Jawa. BMKG mencatat 12 wilayah yang berpotensi terdampak angin kencang:- Jakarta Utara
- Tangerang Raya
- Bandung Raya
- Semarang
- Surabaya
- Makassar
- Manado
- Denpasar
- Mataram
- Kupang
- Banjarmasin
- Balikpapan
Gelombang Tinggi 2,5–4 Meter di Sejumlah Perairan
BMKG memperingatkan adanya gelombang tinggi di beberapa wilayah perairan Indonesia, terutama:- Samudra Hindia selatan Jawa–NTT
- Laut Natuna Utara
- Laut Jawa bagian timur
- Perairan selatan Bali
- Selat Makassar bagian selatan
Dampak Potensial
BMKG menyebutkan sejumlah dampak yang perlu diwaspadai masyarakat:- Banjir dan banjir bandang
- Longsor di daerah perbukitan
- Pohon tumbang akibat angin kencang
- Rob di pesisir utara Jawa
- Gangguan penerbangan dan pelayaran
Cuaca ekstrem diprediksi berlangsung hingga 26 Mei 2026. Masyarakat diimbau menghindari aktivitas luar ruangan saat hujan lebat, memeriksa kondisi rumah, serta memantau informasi resmi dari BMKG.
Sumber utama: BMKG.go.id, @infoBMKG (18 Mei 2026)