Putraindonews.com, Jakarta – Kebijakan efisiensi yang dilakukan industri teknologi telah membawa dampak cukup besar bagi tenaga kerja global.
Dampak tersebut setidaknya dialami oleh Meta Platforms yang menurut kabar terbaru mengambil langkah untuk memangkas sekitar 8.000 karyawan atau 10% dari total tenaga kerjanya.
Baca JugaTrump Kembali Tebar Ancaman Andai Republik Kalah di Pemilu Sela 2026Kebijakan tersebut diambil seiring lonjakan investasi perusahaan di bidang kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).
Melansir Al Jazeera, Jumat (24/4/2026), keputusan ini diambil untuk merampingkan operasional sekaligus membuka ruang bagi pengembangan bisnis strategis berbasis AI.
Baca JugaJenderal Zhang Shengmin Dipromosi ke Puncak Kekuasaan Militer ChinaSelain pemberhentian karywan, Meta juga memutuskan tidak mengisi sekitar 6.000 posisi yang sebelumnya direncanakan. Red/HS