Putraindonews.com, Jakarta – Malam tahun baru adalah momen yang ditunggu-tunggu masyarakat di berbagai belahan dunia untuk merayakan transisi dari tahun berjalan dengan yang akan datang.
Layaknya sebuah pesta, malam tahun baru adalah momen penuh kegembiraan dan kebahagiaan karena rakyat dengan penuh antusias menyambutnya dengan berbagai aktivitas, mulai dari mengadakan perjamuan makan-makan hingga acara bakar petasan dan kembang api.
Baca JugaBerbagi Semangat dan Harapan, Pangdam Udayana Motivasi Siswa Sekolah RakyatNamun, fenomena menyambut tahun baru ini selalu membawa cerita unik, karena dalam banyak kasus selalu terjadi hal-hal di luar dugaan, mulai dari kejadian yang menggembirakan hingga yang memilukan seperti yang terjadi di Bali baru-baru ini.
Diketahui, diduga imbas dari aksi perayaan yang kurang pehritungan menyambut malam tahun baru dengan menyalakan kembang api, sebanyak 10 unit vila di kawasan Banjar Tengah, Pecatu, Badung, Bali, hangus terbakar tepat pada malam pergantian Tahun Baru 2026, Kamis (1/1/2026).
Baca JugaAlat Sadap yang Dipakai Listyo Harganya TriliunanFenomena kebakaran itu diduga dipicu percikan kembang api yang dinyalakan salah satu tamu di Villa The Harmony.
Api dengan cepat membesar dan menghanguskan seluruh bangunan vila yang berlokasi di Jalan Tegal Sari, Labuhan Sait, Pecatu.
Baca JugaDua Prajurit TNI Meninggal Dunia dalam Insiden Kecelakaan Helikopter saat Padamkan KarhutlaMaterial bangunan berupa atap alang-alang membuat api cepat merembet ke seluruh area, termasuk mini bar yang berada di dalam kompleks vila.
Kepala Lingkungan Tengah Desa Pecatu, Made Kertayasa, mengatakan pihaknya telah mengimbau pengelola vila dan warga sekitar agar tidak menyalakan kembang api menjelang malam tahun baru.
Baca JugaMNC Bank Angkat Bicara Soal Nasabah Susah Tarik UangImbauan tersebut disampaikan sebagai bentuk kepedulian terhadap korban bencana di Sumatera dan Aceh, sekaligus mengantisipasi risiko kebakaran. Namun, tetap saja ada tamu yang menyalakan kembang api.
"Kemungkinan ada salah satu tamu yang menginap di sini yang tidak mengikuti aturan dari manajemen vila, sehingga terjadi kebakaran," ujar Made Kertayasa dikutip dari Beritasatu.
Baca JugaRicuh Penolakan Konser Andrea Bocelli di JIExpoKebakaran diperkirakan terjadi pada pukul 00.47 Wita dan turut berdampak pada bangunan vila di sekitarnya. Red/HS