Putraindo News Terdepan, Terpercaya Dan Berimbang

Diguyur Hujan Lebat, Puluhan Rumah di Kelurahan Sunberrejo Terendam Banjir Hampir Satu Meter

S Samsuddin • 17 Oct 2022 • 0 komentar
Diguyur Hujan Lebat, Puluhan Rumah di Kelurahan Sunberrejo Terendam Banjir Hampir Satu Meter

***

Putraindonews.com - Banyuwangi | Hujan lebat mengguyur kota Gandrung mengakibatkan puluhan rumah di kelurahan sumberrejo rendam banjir kiriman sejak pukul 05.00 wib. Dini hari. Senin (17/10/2022)

Salahsatu rumah warga, Jainal Ulum, Mengatakan, sebelum banjir datang semalam ada hujan kemudian setelah sholat subuh banjir kiriman mengakibatkan meluap terjadinya banjir dan mulai rumah warga terendam.

Baca JugaBerbagi Semangat dan Harapan, Pangdam Udayana Motivasi Siswa Sekolah Rakyat

"Memang tadi malam hujan deras mas,"ucap Jainal Ulum yang sering disapa Ulum.

Untung saja, rumah Ulum tingginya lantai rumahnya tidak terlalu tinggi sehingga air banjir tidak masuk ke dalam rumahnya.

Baca JugaAlat Sadap yang Dipakai Listyo Harganya Triliunan

"Kalau Rumah saya tidak kemasukan air,"katanya

Di tempat yang sama, Ketua RT 1 RW. 01. Lingkungan Krajan, Ashari, Menuturkan, banjir di kelurahan sumberrejo khususnya di lingkungan Krajan itu terjadi karena banjir kiriman selain itu sungai yang ada di kelurahan sumberrejo itu memang butuh di normalisasi dan peninggian plengsengan.

"Sungainya minta di keruk (normalisasi red) Mas"pinta Ashari.

Baca JugaDua Prajurit TNI Meninggal Dunia dalam Insiden Kecelakaan Helikopter saat Padamkan Karhutla

Kata dia, Banjir yang di lingkungannya itu bukan karena intensitas hujan lebat namun itu disebabkan banjir kiriman dari arah barat, dengan banjir ini sekira 80 rumah warganya yang terendam banjir.

"Kedalaman sampai ada yang 1 meter mas," jelasnya.

Kejadian luapan air sungai di kelurahan sumberrejo itu tidak hanya sekali, Kata Ashari, banjir itu terjadi setiap tahunan, dia pun berharap kepada pemerintah daerah agar untuk melakukan normalisasi.

Baca JugaMNC Bank Angkat Bicara Soal Nasabah Susah Tarik Uang

"Segara untuk di normalisasi karena sudah dangkal sungainya"pungkasnya.

Tidak hanya rumah warga yang terendam, jalan protokol jembatan Utara terminal Pariwisata yang sering disebut sebut jembatan bagong di jalan S. Parman, jalan terendam air hingga kedalaman 40 CM, sehingga sempat mengakibatkan arus lalu lintas kurang lancar.

Baca JugaRicuh Penolakan Konser Andrea Bocelli di JIExpo

Dari pantau awak media, petugas kepolisian di bantu warga berusaha untuk mengatur arus lalu lintas. Red/HS

***

Bagikan berita:

Berita Terkait