Putraindo News Terdepan, Terpercaya Dan Berimbang

Diguyur Hujan Lebat,  Satu Jembatan di Kabupaten Pohuwato Rusak Berat

S Samsuddin 09 Jan 2022 0 komentar
Diguyur Hujan Lebat,  Satu Jembatan di Kabupaten Pohuwato Rusak Berat

***

Putraindonews.com - Gorontalo |  Hujan dengan intensitas tinggi dan angin kencang terjadi di wilayah Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo, pada Sabtu (8/1). Hujan lebat pada pukul 16.00 waktu setempat itu memicu terjadinya longsor hingga merusak satu unit jembatan.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pohuwato mengidentifikasi jembatan desa itu rusak berat. Jembatan tersebut terdapat di Desa Bulangita, Kecamatan Patilanggio. Pada wilayah kecamatan ini dan dua kecamatan lain, yaitu Kecamatan Marisa dan Buntulia, banjir menggenangi dengan tinggi muka air 30 – 50 cm.

Baca JugaNahkodai KONI Kota Blitar Elim Tyu Samba Rapatkan Barisan "Kompak dan Berjaya"

BPBD mencatat sebanyak 182 unit rumah yang dihuni sekitar 652 jiwa terdampak banjir, namun tidak ada informasi adanya warga luka-luka atau pun pengungsian.

Merespons kejadian di dua kecamatan tersebut, BPBD telah melakukan pendataan, khususnya dampak korban jiwa maupun kerugian material. Di samping itu, pihaknya yang dibantu TNI dan Polri bersiaga di lokasi kejadian.

Baca JugaKabar Gembira! Pekerja Berpenghasilan Rp6,5 Juta di Jakarta Naik Transportasi Umum Gratis

Pascabanjir ini pemerintah daerah dan masyarakat diharapkan tetap waspada dan siap siaga terhadap potensi banjir susulan. Pada hari ini, Minggu (9/1), prakiraan cuaca di dua wilayah terdampak masih berpotensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang.

Melihat hasil analisis inaRISK, Kabupaten Pohuwanto memiliki 13 kecamatan dengan potensi bahaya banjir berkategori sedang hingga tinggi. Tiga wilayah kecamatan di antaranya adalah Kecamatan Marisa, Buntalia dan Patilanggio.

Baca JugaKebakaran Melanda Pasar Mobil Kemayoran

Wilayah lain di kabupaten dengan potensi tersebut yaitu Kecamatan Popayato, Popayato Barat, Popayato Timur, Lemito, Wanggarasi, Duhiada, Randangan, Taluditi, Paguat dan Dengilo. Red/Ben

***

Bagikan berita:

Berita Terkait