Putraindo News Terdepan, Terpercaya Dan Berimbang

DILANDA BANJIR, Kotawaringin Tetapkan Status Tanggap Darurat Selama 14 Hari

S Samsuddin • 25 Aug 2021 • 0 komentar
DILANDA BANJIR, Kotawaringin Tetapkan Status Tanggap Darurat Selama 14 Hari

PUTRAINDONEWS.COM

JAKARTA | Bupati Kabupaten Kotawaringin Barat, Provinsi Kalimantan Tengah tetapkan status tanggap darurat penanganan bencana banjir di wilayahnya pada Senin (23/8). Sesuai Surat Keputusan Bupati Kotawaringin Barat Nomor 360/17/BPBD.IV.2/VIII/2021, Status Tanggap Darurat tersebut berlaku selama 14 hari terhitung mulai tanggal 23 Agustus hingga 5 September 2021.

Penetapan status tanggap darurat tersebut menyikapi kejadian banjir yang terjadi di 9 desa dan 1 kelurahan di Kecamatan Arut Utara, pada Sabtu (21/8) pukul 20.30 WIB lalu.

Baca JugaBerbagi Semangat dan Harapan, Pangdam Udayana Motivasi Siswa Sekolah Rakyat

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotawaringin Barat melaporkan, banjir yang terjadi dipicu oleh luapan Daerah Aliran Sungai (DAS) di Kecamatan Arut Utara dan juga fenomena alam pasang surutnya air laut.

Adapun wilayah yang terdampak yaitu Desa Sambi, Desa Sungai Dau, Desa Pandau, Desa Panahan, Desa Riam, Desa Kerabu, Desa Panyombaan, Desa Gandis, Desa Sukarami yang berada di Kelurahan Pangkut

Baca JugaAlat Sadap yang Dipakai Listyo Harganya Triliunan

Data Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB per Selasa (24/8) mencatat sebanyak 255 kk atau 560 jiwa terdampak. 3 kk diantaranya harus mengungsi ke rumah kerabat.

Kerugian materil tercatat sebanyak 255 unit rumah terendam, 4 unit fasilitas pendidikan terdampak, 3 unit tempat ibadah terdampak, 1 unit jembatan terdampak, dan jalan desa sepanjang 50 m tergenang.

Baca JugaDua Prajurit TNI Meninggal Dunia dalam Insiden Kecelakaan Helikopter saat Padamkan Karhutla

Tinggi Mata Air saat kejadian dilaporkan berkisar antara 50 hingga 150 sentimeter.

Pantauan BPBD di lapangan hingga sore hari ini, air masih terus mengalami kenaikan secara bertahap di beberapa desa diantaranya Desa Sambi, Desa Pandau, Desa Panahan, Desa Riam, Desa Gandis, dan Desa Kerabi. Tinggi kenaikan air bervariasi mulai dari 25 hingga 100 cm.

Baca JugaMNC Bank Angkat Bicara Soal Nasabah Susah Tarik Uang

BPBD Kabupaten Kotawaringin Barat telah berkoordinasi dengan OPD terkait, TNI/Polri, aparat desa, dan juga masyarakat untuk melakukan proses evakuasi.

Akses jalan yang tergenang air mengakibatkan kendaraan untuk melakukan evakuasi terhambat. Jaringan telekomunikasi yang terputus juga lokasi antar desa terdampak yang cukup jauh menambah sulitnya proses evakuasi.

Baca JugaRicuh Penolakan Konser Andrea Bocelli di JIExpo

Pihak BPBD juga terus melakukan monitoring dan pendataan lokasi terdampak untuk menentukan penanganan yang perlu dilakukan.

BPBD setempat telah memberikan bantuan darurat awal berupa paket beras masing-masing 5 kg kepada warga terdampak di Desa Sambi. Pemantauan terhadap kesehatan warga juga terus dilakukan oleh pihak kecamatan untuk mencegah adanya penyebaran COVID-19.

Baca JugaHadapi Cuaca Ekstrem, Polres Blitar Kota Gelar Apel Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi 2026

Kalaksa BPBD Kotawaringin Barat, Syahruni, dalam laporannya mengimbau kepada masyarakat untuk waspada akan adanya potensi banjir susulan.

"Banjir susulan masih dapat terjadi, karena prediksi cuaca hingga beberapa hari kedepan masih akan terjadi hujan lebat hingga sedang di wilayah Kecamatan Arut Utara" imbau Syahruni dalam laporannya, Selasa (24/8).

Baca JugaAntisipasi Pengamanan, Sebanyak 20 Ribu Lebih Pasukan Dikerahkan ke Jakarta

BMKG sebelumnya juga telah mengeluarkan peringatan dini pada Sabtu (21/8), terkait adanya potensi dampak hujan sedang hingga lebat di wilayah Kalimantan Tengah dengan status 'Waspada'.

BNPB terus mengimbau kepada pemerintah daerah untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan sebagai upaya pengurangan risiko bencana secara optimal. Masyarakat juga diminta waspada akan adanya potensi banjir susulan. Red/Ben

Baca JugaDukung Ketahanan Pangan, Babinsa Koramil 0808/15 Gandusari Dampingi Petani Panen Cabai Di Desa Semen

Bagikan berita:

Berita Terkait