Putraindo News Terdepan, Terpercaya Dan Berimbang

Dinkes Mataram Sebut Ribuan Siswi SD Sudah Divaksin HPV

S Samsuddin • 17 Sep 2023 • 0 komentar
Dinkes Mataram Sebut Ribuan Siswi SD Sudah Divaksin HPV

Putraindonews.com - Mataram | Dinas Kesehatan Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, menyebutkan, sebanyak 2.575 siswi kelas V sekolah dasar (SD) di kota ini sudah mendapatkan vaksinasi human papillomavirus vaccine (HPV) dosis pertama.

"Alhamdulillah, realisasi cakupan vaksinasi HPV sudah mencapai 65 persen lebih dari target sasaran 3.910 siswi," kata Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dikes) Kota Mataram Chairul Sochib di Mataram, Minggu (17/9/23).

Baca JugaMensesneg Ungkap Istana sedang 'Bersih-Bersih Pasca Penyadapan

Menurut dia, vaksinasi HPV bertujuan untuk membantu melindungi dari anak perempuan dari infeksi penyebab kanker leher rahim (serviks).

"Layanan vaksinasi HPV diberikan secara gratis sebagai salah satu upaya pemerintah melindungi masyarakat dari virus tersebut," katanya.

Baca JugaKepala BIN Ungkap Penyadapan Ilegal Bisa Mengarah ke Makar

Untuk mencapai target tersebut, Dinkes Kota Mataram saat ini masih melakukan layanan vaksinasi ke sekolah-sekolah baik SD maupun madrasah ibtidaiyah (MI) dengan melibatkan tim dari puskesmas di masing-masing wilayah.

Sedangkan terkait dengan jumlah dosis vaksin, menurutnya, saat ini sudah tercukupi sehingga dalam pelaksanaan vaksinasi HPV ini relatif belum ada kendala secara prinsip.

Baca JugaBMKG Sebut Gempa Tektonik di Sigi Dipicu Aktivitas Sesar Palolo

"Stok vaksin HPV kita sudah tercukupi sesuai target sasaran. Kekurangan vaksin sudah distribusi provinsi," katanya.

Direktur Utama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Mataram dr Hj Eka Nurhayati, SpOG sebelumnya sangat mendukung pemberian vaksin HPV bagi siswi SD untuk membantu melindungi anak sejak dini dari infeksi penyebab kanker leher rahim (serviks).

Baca JugaJenderal Listyo Dicpot dari Dewan Penasihat KSPSI

"Pemberian vaksin HPV bagi siswi SD sebanyak 2 kali, mampu memberikan perlindungan dari virus HPV hingga 20 tahun ke depan," katanya. Red/Nov

Bagikan berita:

Berita Terkait