***
Putraindonews.com - NTT | Sebanyak empat unit tenda stand pada Festival Kopi Manggarai (FKM) Kabupaten Manggarai ambruk akibat diterpa angin kencang. pada Rabu 3/8/2022, sekitar pukul 14.00 WITA.
Untuk diketahui Kegiatan Festival Kopi tersebut berlangsung sejak tanggal 1 hingga 7 Agustus 2022 yang terletak di alun-alun Lapangan Motang Rua, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai, NTT
Baca JugaResmikan Sekretariat "Rumah Besar", IMO-Indonesia Uji Coba Aplikasi AdS Media OnlineMonika, salah satu peserta pameran, kepada media ini mengaku kecewa lantaran, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Manggarai, sebagai panitia FKM tidak bertanggung jawab.
Menurutnya semua barang dagangan miliknya hancur, akibat ambruknya terop stan pameran.
Baca JugaHari Fraksi Jadikan Fraksi PKB DPRD Kabupaten Blitar Lebih Maksimal Serap Aspirasi MasyarakatSaat kejadian kata dia, hanya pihak anggota dari Polres Manggarai yang membantunya, sementara pihak panitia tidak ada di tempat.
“Aduh pak, tolong saya. Hancur semua saya punya barang dagangan,” ucap Monika kepada wartawan.
Baca JugaBerbagi Semangat dan Harapan, Pangdam Udayana Motivasi Siswa Sekolah RakyatMenurut Monika, modal dagangan untuk persiapan malam pameran sebesar 1,5 juta berserakan semuanya juga gerobak dagangnya rusak serta piring dan gelas pecah.
“Pa tolong, saya dapat modal usaha ini sampai tiarap. Kalau sudah begini saya tidak tau mau bagaimana lagi,” jelas Monika, sambil meneteskan air matanya.
Baca JugaAlat Sadap yang Dipakai Listyo Harganya TriliunanSetelah kejadian kata Monika, pihak panitia mendatangi stan miliknya dan direncanakan akan mendiskusikan kejadian tersebut.
“Panitia sudah ketemu dengan saya setelah kejadian tadi. Mereka bilang nanti kita diskusikan bersama karena ini musibah,” ungkapnya.
Baca JugaDua Prajurit TNI Meninggal Dunia dalam Insiden Kecelakaan Helikopter saat Padamkan KarhutlaDikatakannya, kerugian akibat ambruknya terop stan pameran tersebut diperkirakan mencapai 7 juta.
“Saya harap pihak panitia ganti rugi,” ucapnya.
Sementara Tian, salah satu peserta pameran yang menjual pakaian, mengaku kecewa kepada panitia pameran FKM.
Baca JugaMNC Bank Angkat Bicara Soal Nasabah Susah Tarik UangMenurut dia, sebelumnya sudah memberikan masukan kepada pihak panitia terkait cara pemasangan terop karena tidak ada pengikatnya.
“Kami ini peserta pameran setiap tahun, tau persis cara pemasangan terop. Seharusnya dalam pemasangan terop harus ada pengikat antara terop yang satu dengan yang lainnya. Tidak hanya memasang dengan cara memanjang, tetapi harus berjejer depan dan belakang,”tutupnya. Red/ST
Baca JugaRicuh Penolakan Konser Andrea Bocelli di JIExpo ***