Putraindo News Terdepan, Terpercaya Dan Berimbang

Ekspor Perdana 8.500 Ton Cangkang Sawit Ke Thailand, Bengkulu Targetkan 3 Tongkang Perbulan

S Samsuddin 27 Jul 2022 0 komentar
Ekspor Perdana 8.500 Ton Cangkang Sawit Ke Thailand, Bengkulu Targetkan 3 Tongkang Perbulan

Putraindonews.com - Bengkulu | Pemerintah Provinsi Bengkulu melepas Ekspor perdana 8500 ton cangkang sawit ke negara Thailand, yang dipelopori oleh Makmur Agro Satwa (MAS) Group melalui PT. Mas Inti Persada di Pelabuhan Pulau Bali Bengkulu, Selasa (26/7).

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Bengkulu Fachriza mengatakan untuk pertama kalinya Bengkulu mengekspor produk turunan sawit yaitu cangkang sawit, yang merupakan bahan bakar alternatif untuk sektor industri.

Baca JugaElim Tyu Samba: Jangan Sentimen Pribadi Korbankan Atlet "Tidak Elok"

"Alhamdulillah, ekspor perdana dilakukan hari ini. Semoga ini menjadi awal yang bagus, dan ekspor selanjutnya berjalan lancar," ujarnya yang mewakili Gubernur Bengkulu.

Fachriza berharap ke depan MAS Group dapat menggandeng BUMD yang ada di Bengkulu agar mendapatkan pengalaman di bidang ekspor. Selain itu, ke depan Bengkulu tidak hanya mengekspor bahan mentah namun produk yang sudah diolah.

Baca JugaKepulan Asap Keluar dari Tas, Penumpang KRL Dibuat Panik

"Kita kan memiliki PT. BIMEX, dan BUMD lainnya semoga dapat ikut berkolaborasi bersama MAS group, agar dapat berkembang mendapatkan pengalaman di bidang ekspor. Dan semoga kedepan, Bengkulu bisa mengekspor produk yang sudah diolah menjadi barang sehingga nilainya lebih besar dari produk mentah," harapnya

Menurut pendiri MAS Group Anne Sri Arti untuk hari ini (perdana) akan diekspor 1 tongkang cangkang sawit menuju negara Thailand, dan untuk kedepannya akan ada negara lain menjadi tujuan ekspor seperti Jepang.

Baca JugaGeger 20 Siswa dari Dua Sekolah di Kota Blitar Diduga Keracunan MBG

"Untuk perdana targetnya 1 tongkang per bulan, dan dalam satu tongkang dapat memuat 8500 ton. Kemudian, kedepannya akan ditingkatkan hingga 3 tongkang per bulan," terangnya.

Tambahnya, langkah ini merupakan tahap awal dan pihaknya (MAS group) akan terus menggali potensi yang ada di Bengkulu. Hal ini, guna meningkatkan perekonomian di masyarakat.

Baca JugaKetuk Pintu Langit, Puluhan Rekan Profesi di Medan Doakan Rombongan Jurnalis Yang Hilang Saat Liputan Erupsi GAK

"Banyak potensi yang bisa diekspor dari Bengkulu, namun saat ini belum maksimal. Seperti pisang dari Enggano, buah pinang, dan lain sebagainya. PT. MAS siap berkolaborasi bersama Pemprov dan masyarakat sehingga PAD Bengkulu meningkat dan masyarakatnya sejahtera," jelasnya.

Kemudian, General Manager (GM) Pelindo Regional 2 Cabang Bengkulu Hadi Nurmayadi mengungkapkan siap menyambut para investor yang akan berinvestasi di Bengkulu.

Baca JugaGubernur Malut Sherly Tjoanda Disorot di Forum PBB, Bisnis Pertambangannya Dikuak ke Publik

"Kami berkomitmen memberikan kemudahan bagi para investor yang akan berinvestasi, khususnya di kawasan pelabuhan pulau Baai yang merupakan salah satu pintu masuk perekonomian Provinsi Bengkulu," jelasnya. Red/Ben

***
Tags: #sawit #bali #thailand #gubernur bengkulu

Bagikan berita:

Berita Terkait