Putraindo News Terdepan, Terpercaya Dan Berimbang

Gandeng Duta Nasional Kerajinan Rakyat, Diskoperindag Sumba Barat Gelar Pelatihan Pembuatan Souvenir Bagi Pelaku UMKM

S Samsuddin • 13 Jun 2023 • 0 komentar
Gandeng Duta Nasional Kerajinan Rakyat, Diskoperindag Sumba Barat Gelar Pelatihan Pembuatan Souvenir Bagi Pelaku UMKM

Putraindonews.com - NTT | Diskoperindag menggelar pelatihan pembuatan souvenir bagi pelaku UMKM di Sumba Barat. Kegiatan pelatihan ini di gelar di Hotel Rakuta selama 3 hari, mulai tanggal 13-15 Juni 2023.

Kadis Diskoperindag Viktor Umbu Sulung kepada Putraindonews usai membuka secara resmi mengatakan bahwa sangat mendukung pengembangan keterampilan bagi pelaku UMKM di Sumba barat.

Baca JugaMensesneg Ungkap Istana sedang 'Bersih-Bersih Pasca Penyadapan

Adapun alasan utama mengajak Duta Nasional Kerajinan Tangan menurut Kadis Diskoperindag, rata-rata masyarakat Sumba Barat punya bakat, hanya perlu di latih lagi, kami juga memberikan bantuan dalam bentuk mesin jahit

"Pelatihan ini harapannya dapat meningkatkan keterampilan para pelaku UMKM khususnya dalam pembuatan souvenir," ungkapnya, Selasa (13/6).

Baca JugaKepala BIN Ungkap Penyadapan Ilegal Bisa Mengarah ke Makar

Dirinya berharap melalui pelatihan ini, bisa berdampak positif bagi pengembangan kapasitas maupun ekonomi para pelaku UMKM.

"Ketika keterampilan memumpuni, Pelaku UMKM bisa mengeksplorasi bakatnya yang berdampak pada peningkatan ekonomi keluarga," pungkasnya.

Baca JugaBMKG Sebut Gempa Tektonik di Sigi Dipicu Aktivitas Sesar Palolo

Hadir sebagai Narasumber, Duta Nasional Kerajinan Rakyat, Makhbub Junaidi mengatakan bahwa Tujuan utama dari kegiatan ini adalah ingin menggali potensi yang ada di bumi Sumba Barat.

"Kami melihat banyak potensi di sumba barat tentang hasil kerajinan yang belum bisa dimaksimalkan, banyak produk yang masuk di sumba barat tapi yang buat bukan orang sumba barat," ujarnya.

Baca JugaJenderal Listyo Dicpot dari Dewan Penasihat KSPSI

Ia mengapresiasi kadis Diskoperindag yang sudah memfasilitasi kegiatan pelatihan tersebut.

"Langkah yang di ambil Diskoperindag sudah benar bahwa para pelaku UMKM perlu pengembangan kapasitas, untuk itu metode pelatihan 10% teori dan 90% nya praktek. Tujuannya agar peserta pelatihan benar-benar memahami," katanya.

Baca JugaGunung Semeru Muntahkan Awan Panas

Lanjut makhbub, dirinya berharap melalui pelatihan ini, melahirkan masyarakat yang berkarya dan berdampak baik bagi ekonominya.

"Kreatifitas itu harta kekayaan yang tidak pernah habis, dimanapun kita berada dan dalam kondisi apapun, sepanjang kita punya kreativitas kita bisa menjadi manusia berkarya," tutupnya. Red/Nov

Baca JugaPemerintah Rencana Buka Tes CPNS Tahun Ini

Bagikan berita:

Berita Terkait