Putraindonews.com, Jakarta – Cuaca ekstrem disertai hujan lebat beberapa minggu terakhir menyebabkan wilayah Bogor, Jawa Barat, mengalami kenaikan permukaan air pada sejumlah sungai sejak Kamis malam, 29 Januari 2026.
Beberapa titik seperti Bendung Katulampa Kota Bogor, Bendung Cibalok di Ciawi, Kabupaten Bogor, Peil Schaal Depok, serta Bendung Empang Sungai Cisadane mengalami peningkatan debit air sehingga berstatus sisaga banjir.
Baca JugaLagi, Ratusan Siswa di Bogor Diduga Keracunan MBGPetugas jaga Bendung Katulampa, Muhamad Alwan, menyampaikan hingga pukul 20.44 WIB, TMA mencapai 150 sentimeter dengan debit air sebesar 276.246 liter per detik. Kondisi tersebut menempatkan Bendung Katulampa pada status siaga 3 banjir.
“TMA 150 cm itu batas status siaga 3. Kalau naik lagi statusnya siaga 2. Kondisinya sekarang masih hujan gerimis,” ujar Alwan, Kamis.
Baca JugaMoeldoko Sarankan Keistimewaan Bebas Gage Bagi Mobil Listrik DicabutKenaikan TMA di Bendung Katulampa terjadi cukup cepat. Pada pukul 20.00 WIB, ketinggian air tercatat 120 sentimeter, kemudian meningkat menjadi 130 sentimeter pada pukul 20.25 WIB, sebelum kembali naik ke angka 150 sentimeter.
Kondisi serupa juga terjadi di wilayah hulu Sungai Ciliwung. Petugas jaga Bendung Cibalok, Nazar Adiyana, melaporkan hingga pukul 21.00 WIB, ketinggian air mencapai 120 sentimeter dengan debit air 80.795 liter per detik. Hujan masih berlangsung di kawasan Puncak dan sekitarnya. Red/HS
Baca JugaMenlu Singapura Kunjungi Indonesia di Tengah Memanasnya Hubungan Indonesia-Singapura