Putraindo News Terdepan, Terpercaya Dan Berimbang

IKA FH-UH Angkatan 87 Perlu Rawat Silaturahmi, Satukan Potensi dan Kekuatan

S Samsuddin • 06 Apr 2025 • 0 komentar
IKA FH-UH Angkatan 87 Perlu Rawat Silaturahmi, Satukan Potensi dan Kekuatan

Putraindonews.com, Sulsel - Acara Halalbihalal sejatinya bukan sekadar tradisi yang diadakan saat Hari Raya Idulfitri tapi cara me rawat silaturahmi dalam bingkai persahabatan dan kekeluargaan. Bila jejaring yang terbangun itu disatukan sebagai potensi dan kekuataan, niscaya akan memberi manfaat besar bagi kemanusiaan.

Itulah poin penting yang mengemuka dalam acara Halalbihalal Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Fakultas Hukum Unhas (FH-UH) angkatan 87, di Baba The Resto & Gelato CPI, Makassar, Jumat, 4 April 2025.

Baca JugaResmikan Sekretariat "Rumah Besar", IMO-Indonesia Uji Coba Aplikasi AdS Media Online

Acara yang dikemas santai, hangat, bersahabat, dan seru ini diadakan masih dalam suasana perayaan Hari Raya Idulfitri 1446 H. Pemandu acara, Rahman Soeltan, mampu menghidupkan suasana dengan lontaran-lontaran kalimat spontan yang memang jadi cirinya.

"Dengan halalbihalal ini kita me rawat silaturahmi , jaringan kita terbuka, rezeki kita terbuka, dan kerja-kerja kolaborasi bisa kita lakukan," terang Muhammad Burhanuddin, yang belum lama diberi amanah oleh teman-temannya sebagai Ketua IKA FH-UH angkatan 87 itu.

Baca JugaHari Fraksi Jadikan Fraksi PKB DPRD Kabupaten Blitar Lebih Maksimal Serap Aspirasi Masyarakat

Om Boer, begitu biasa ia disapa, mengatakan, ia berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Namun, menurut dia, ini bukan soal ketua, tapi bagaimana kita mengoptimalkan jejaring silaturahmi dan memberi manfaat bagi satu dengan lainnya.

Dikatakan, jika semua potensi dan kekuatan kita satukan, maka akan punya dampak besar bagi masyarakat, bangsa dan negara.

Baca JugaBerbagi Semangat dan Harapan, Pangdam Udayana Motivasi Siswa Sekolah Rakyat

Di usia kita ini, yang sudah di atas kepala lima, yang terpenting adalah bagaimana memberi manfaat bagi sebanyak mungkin orang.

"Acara kumpul-kumpul seperti ini perlu kita hidupkan, silaturahmi perlu terus dirawat. Kita perlu saling dukung sebagai teman, dalam semangat persahabatan dan kekeluargaan. Kalaun ada yang terkena musibah, teman-reman ini akan jadi pendukung satu sama lain. Itu yang saya harapkan di usia-usia seperti kita ini," imbuh advokat yang berkiprah di ibu kota itu.

Baca JugaAlat Sadap yang Dipakai Listyo Harganya Triliunan

Muhammad Burhanuddin yang juga merupakan Ketum PP Asta Cita Nusantara itu menjelaskan, dia sebenarnya punya posisi serupa di beberapa IKA.

Dia antara lain, ketua umum IKA di sekokah dasarnya. Di SMP, untuk angkatannya, sudah 20 tahun dia didaulat jadi ketuanya.

Baca JugaDua Prajurit TNI Meninggal Dunia dalam Insiden Kecelakaan Helikopter saat Padamkan Karhutla

Begitupun di SMA, untuk angkatan 87, ketua umumnya Pak Jenderal, sedangkan dia merupakan ketua hariannya.

Muhammad Burhanuddin merupakan alumni SD Muhammadyah Makassar, SMP Negeri 5 Makassar, dan SMA Negeri 1 Makassar.

Karena itu, lanjutnya, kegiatan reuni IKA bukan barang baru baginya. Sejak tahun 1991, dia sudah mengadakan reuni untuk teman-teman SD-nya, juga kegiatan halalbihalal seperti ini.

Baca JugaMNC Bank Angkat Bicara Soal Nasabah Susah Tarik Uang

"Intinya, mari kita terus menyambung tali silaturahmi, sebagai sesama keluarga angkatan 87. Itu semangatnya," tandas lelaki murah hati ini.

Sebelum Om Boer bicara, pembawa acara terlebih dahulu mempersilakan Ketua IKA FH-UH angkatan 87, Prof Dr Andi Suryaman Mustari Pide menyampaikan sepatah kata.

Baca JugaRicuh Penolakan Konser Andrea Bocelli di JIExpo

Prof Ruri, begitu Guru Besar Fakultas Hukum Unhas ini akrap disapa oleh teman-temannya, mengaku ada banyak kesan dan kenangan selama ia melakoni sebagai Ketua IKA FH-UH angkatan 87.

"Semua kesan dan kenangan itu yang membahagiakan saya. Suka dukanya pun kita sama-sama menikmatinya," ujar Prof Ruri dengan wajah penuh senyum.

Baca JugaHadapi Cuaca Ekstrem, Polres Blitar Kota Gelar Apel Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi 2026

Dia pun mencoba memunculkan sedikit kenangan selama masa perkuliahan, dahulu. Katanya, semasa kuliah, ada banyak yang bisa jadi pembelajaran dan dipetik sebagai hikmah bagi kehidupan.

"Sama-sama kita makan di Bamboo House, sama-sama kita kuliah di H-33, yang mungkin kadang ada yang bolos, dan kena sanksi oleh dosen. Itu yang mengharukan bagi saya. Bila saya ingat-ingat kembali," kisahnya yang disambut tawa.

Baca JugaAntisipasi Pengamanan, Sebanyak 20 Ribu Lebih Pasukan Dikerahkan ke Jakarta

Dengan sepenuh doa, dia berharap semoga masih diberi kesempatan bertemu kembali di lain waktu. Sehingga banyak hal masih bisa dilakukan, yang akan dilanjutkan oleh Om Boer.

Dikatakan bahwa dia bangga punya teman-teman yang saling dukung satu sama lain.

Baca JugaDukung Ketahanan Pangan, Babinsa Koramil 0808/15 Gandusari Dampingi Petani Panen Cabai Di Desa Semen

"Semua kesan dan kenangan itu yang membahagiakan saya. Suka dukanya pun kita sama-sama menikmatinya," ujar Prof Ruri dengan wajah penuh senyum.

Dia pun mencoba memunculkan sedikit kenangan selama masa perkuliahan, dahulu. Katanya, semasa kuliah, ada banyak yang bisa jadi pembelajaran dan dipetik sebagai hikmah bagi kehidupan.

Baca JugaResmikan Sekretariat "Rumah Besar", IMO-Indonesia Uji Coba Aplikasi AdS Media Online

"Sama-sama kita makan di Bamboo House, sama-sama kita kuliah di H-33, yang mungkin kadang ada yang bolos, dan kena sanksi oleh dosen. Itu yang mengharukan bagi saya. Bila saya ingat-ingat kembali," kisahnya yang disambut tawa.

Dengan sepenuh doa, dia berharap semoga masih diberi kesempatan bertemu kembali di lain waktu. Sehingga banyak hal masih bisa dilakukan, yang akan dilanjutkan oleh Om Boer.

Baca JugaHari Fraksi Jadikan Fraksi PKB DPRD Kabupaten Blitar Lebih Maksimal Serap Aspirasi Masyarakat

Dikatakan bahwa dia bangga punya teman-teman yang saling dukung satu sama lain.

"Selama ini, kita tidak melihat dan mengukur, siapa dia, siapa saya. Jangan kita melihat kesuksesan orang pada sisi materinya saja, tapi bagaimana dia tersenyum dan memberi arti bagi kita semua," lanjutnya.

Baca JugaBerbagi Semangat dan Harapan, Pangdam Udayana Motivasi Siswa Sekolah Rakyat

Alumni FH-UH angkatan 87 tersebar dan menjalani profesi yang beragam. Mulai dari dosen, hakim, jaksa, notaris, hingga konsultan hukum dan advokat. Ada juga yang berkarier di jalur birokrat, militer, perbankan, perpajakan, aktivis, pengusaha, ulama, penulis dan bidang profesi lainnya.

Beberapa di antaranya pernah dan sedang menduduki jabatan dan posisi strategis. Guru Besar atau profesor, sudah ada beberapa, Ketua KPK, Hakim Agung, Jenderal juga sudah ada. Memimpin organisasi profesi skala nasional juga ada.

Baca JugaAlat Sadap yang Dipakai Listyo Harganya Triliunan

Perbedaan, kata Prof Ruri, bukanlah menjadi kendala untuk kita selalu merajut kebersamaan, sebagai teman sesama angkatan, dan sebagai alumni yang mesti terus saling dukung.

"Saya mensupor siapa pun yang jadi ketua karena saya percaya teman-teman saya, angkatan 87. Mohon maaf jika ada kekurangan saya selama ini. Sebagai manusia, tentu kita tidak luput dari ketikdaksempurnaan," pungkasnya.

Acara halalbihalal ini ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Letkol Laut (H) Dr M Asri Arief. Dalam acara ini mengemuka rencana reuni IKA FH-UH angkatan 87 di Yogyakarta. Red/RT

Baca JugaDua Prajurit TNI Meninggal Dunia dalam Insiden Kecelakaan Helikopter saat Padamkan Karhutla

Bagikan berita:

Berita Terkait