Putraindo News Terdepan, Terpercaya Dan Berimbang

Ikrar Antinarkoba Diyakini Jadi Benteng Ketahanan Nasional

S Samsuddin • 19 Oct 2024 • 0 komentar
Ikrar Antinarkoba Diyakini Jadi Benteng Ketahanan Nasional

Putraindonews.com, Jakarta - Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI Komjen Pol. Marthinus Hukom mengatakan bahwa ikrar antinarkoba merupakan benteng ketahanan terhadap ancaman narkoba yang masuk dari luar wilayah Indonesia.

Ikrar yang dengan lantang diserukan oleh elemen masyarakat, menurutnya, merupakan bentuk keteguhan komitmen dalam menjaga wilayah dari ancaman penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

Baca JugaJokowi Akhirnya Buktikan Ijazah di Pengadilan

"BNN dengan TNI, Polri, serta Bea dan Cukai melakukan pengawasan dan pengamanan wilayah-wilayah perbatasan Indonesia serta memperkuat intelijen untuk mencegah masuknya narkotika dari luar negeri," ujar Marthinus di Bangkalan, Jawa Timur, Selasa (15/10), seperti dikutip dari keterangan dikonfirmasi di Jakarta, Jumat (18/10).

Maka dari itu, dia menegaskan bahwa ikrar antinarkoba dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat penting, tak terkecuali yang dilakukan oleh masyarakat Jawa Timur.

Baca JugaEks Kabareskrim Sebut Penyadapan Ilegal Bisa Tergolong Makar

Sebanyak 475 orang yang terdiri atas unsur pemerintah, aparat penegak hukum, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan kalangan pemuda wilayah Jawa Timur berkumpul di Pendopo Agung Bangkalan, Selasa (15/10), untuk mengikrarkan antinarkoba sebagai bentuk kesadaran kolektif dalam upaya mewujudkan Madura Bersinar (Bersih Narkoba).

Marthinus tak menampik bahwa Madura merupakan salah satu kawasan rawan narkoba yang tidak hanya dilihat dari angka prevalensi penyalahguna narkobanya, tetapi juga dari jumlah kasus narkoba yang berhasil diungkap.

Baca JugaSetelah Penuh Drama, Nusron Wahid Akhirnya Diperiksa KPK

Atas kesadaran dan komitmen masyarakat Madura dengan seluruh elemen di dalamnya, Kepala BNN RI berharap wilayah Madura dapat terbebas dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.

Dengan begitu, lanjut dia, Madura dapat kembali melahirkan berbagai tokoh besar yang disegani dan berkontribusi bagi pembangunan bangsa dan negara.

Baca JugaMAKI Soroti Rencana Dinas Nusron Wahid ke Jepang di Tengah Pemeriksaan KPK

"Ingat, ikrar ini merupakan komitmen kepada diri kita, masyarakat, dan Tuhan Yang Maha Esa. Mulailah dari diri sendiri untuk mengatakan tidak pada narkoba," katanya menegaskan. Red/HS

Bagikan berita:

Berita Terkait